Tito Karnavian Minta TNI/Polri Amankan Logistik Pilkada dan Cegah Serangan Fajar
Jum'at, 04 Desember 2020 - 17:58 WIB
“Jangan langsung mengambil tindakan kekerasan, gunakan cara persuasif. Kalau terjadi pelanggaran gunakan secara proporsional sesuai dengan tingkat ancamannya,” tegasnya.
Lebih lanjut dia juga meminta agar di masa kampanye yang tersisa dua hari lagi tidak terjadi kerumunan massa ataupun konflik. Setelah kampanye selesai akan dilanjutkan dengan masa tenang.
Dia menekankan agar pada massa tenang pilkada tidak boleh ada kegiatan kampanye apapun. (Baca juga:Tito: Waktu Pencoblosan Diatur, Pemilih Tak Boleh Berkumpul di TPS Usai Memilih)
“Tidak boleh ada kegiatan kampanye dalam bentuk apapun. Terjadi pembersihan semua alat peraga, spanduk, baliho yang menampilkan pasangan-pasangan calon. Semua sudah harus bersih. Dan tanggal 9 (Desember) nanti kita akan memasuki tahapan inti yaitu pelaksanaan pemungutan suara,” pungkasnya.
(Klik ini untuk ikuti survei SINDOnews tentang Calon Presiden 2024)
Lebih lanjut dia juga meminta agar di masa kampanye yang tersisa dua hari lagi tidak terjadi kerumunan massa ataupun konflik. Setelah kampanye selesai akan dilanjutkan dengan masa tenang.
Dia menekankan agar pada massa tenang pilkada tidak boleh ada kegiatan kampanye apapun. (Baca juga:Tito: Waktu Pencoblosan Diatur, Pemilih Tak Boleh Berkumpul di TPS Usai Memilih)
“Tidak boleh ada kegiatan kampanye dalam bentuk apapun. Terjadi pembersihan semua alat peraga, spanduk, baliho yang menampilkan pasangan-pasangan calon. Semua sudah harus bersih. Dan tanggal 9 (Desember) nanti kita akan memasuki tahapan inti yaitu pelaksanaan pemungutan suara,” pungkasnya.
(Klik ini untuk ikuti survei SINDOnews tentang Calon Presiden 2024)
(kri)
Lihat Juga :