Menristek Serahkan SK Pengembangan Vaksin Merah Putih ke Tim LIPI dan UI

Kamis, 03 Desember 2020 - 15:22 WIB
Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional, Bambang Brodjonegoro menyerahkan SK Menristek/BRIN tentang Pelaksana Harian Tim Nasional Percepatan Pengembangan Vaksin Covid-19 Merah Putih kepada tim peneliti LIPI dan tim peneliti UI.
JAKARTA - Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional, Bambang Brodjonegoro menyerahkan Surat Keputusan (SK) Menristek/BRIN tentang Pelaksana Harian Tim Nasional Percepatan Pengembangan Vaksin CoronaVirus Disease 2019 (Covid-19) Merah Putih kepada tim peneliti LIPI dan tim peneliti Universitas Indonesia (UI).

“Baru saja kami memberikan Kepmenristek, Keputusan Menteri Riset dan Teknologi mengenai vaksin Merah Putih. Dimana seperti yang sudah sering saya jelaskan ada 6 tim di Indonesia yang saat ini fokus pengembangan vaksin atau bibit vaksin Covid-19,” ungkap Bambang dalam Konferensi Pers secara Virtual, Kamis (3/12/2020). (Baca juga: Ketum IDI: Vaksin Harapan Besar Supaya Tidak Tertular Covid-19)



Bambang mengatakan sebelumnya SK pelaksana pengembangan vaksin Merah Putih telah diberikan kepada dua tim peneliti dari Lembaga Eijkman dan Universitas Airlangga. “Nah dua di antaranya itu sudah kami berikan Kepmen-nya yaitu di Yogyakarta waktu Raker Kemenristek kepada Lembaga Eijkman dan Universitas Airlangga. Nah hari ini kita memberikan dua lagi yaitu kepada tim dari LIPI dan tim dari Universitas Indonesia,” ungkapnya. (Baca juga: IDI Berharap Pemerintah Gratiskan Vaksin Covid-19 bagi Masyarakat Tidak Mampu)

Diapun mengatakan dengan terbentuknya tim pengembangan vaksin Merah Putih akan lahir bibit vaksin Covid-19 yang dikembangkan menggunakan virus yang bertransmisi di Indoneisa. “Dan kebetulan seperti yang telah saya kemukakan dengan 6 tim ini bekerja kita harapkan akan lahir vaksin Covid-19, vaksin Merah Putih. Yang intinya adalah bibit vaksinnya dikembangkan di Indonesia menggunakan local transmission virus, virus yang bertransmisi di Indonesia dan juga nantinya dihilirisasi oleh pabrik-pabrik yang ada di Indonesia,” ucapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!