IDI Berharap Pemerintah Gratiskan Vaksin Covid-19 bagi Masyarakat Tidak Mampu
Jum'at, 27 November 2020 - 10:54 WIB
loading...
Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Daeng M Faqih berharap pemerintah mengupayakan vaksin Covid-19 khususnya untuk warga tidak mampu digratiskan. Ilustrasi/SINDO
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Daeng M Faqih berharap pemerintah mengupayakan vaksin Covid-19 khususnya untuk warga tidak mampu digratiskan. Apalagi, vaksin menjadi harapan agar tidak tertular lagi Covid-19 .
"Vaksin itu harapan besar supaya kita tidak tertular Covid-19 . Artinya begini, bagi yang tidak mampu barangkali diupayakan untuk ditanggung pemerintah, digratiskan. Yang tidak mampu ya," ungkap Daeng dalam dialog 'Siapkah Indonesia Lakukan Vaksin Covid-19?' yang digelar secara virtual, Jumat (27/11/2020).
Daeng mengatakan, bagi masyarakat mampu bisa membeli vaksin Covid-19 secara mandiri sebagai upaya gotong royong membantu pemerintah dan negara. "Bagi yang mampu, ya sudahlah gotong royong membantu diri sendiri dan membantu pemerintah seperti itu ya. Beli sendiri, mandiri," kata Daeng.
"Harapannya kita, supaya semuanya ter-cover, yang miskin, yang tidak tidak mampu itu pemerintah membantu menyediakan artinya digratiskan," tambah Daeng.
(Baca juga: Ada Vaksin, Milenial Kian Doyan Nongkrong dan Jajan ).
"Vaksin itu harapan besar supaya kita tidak tertular Covid-19 . Artinya begini, bagi yang tidak mampu barangkali diupayakan untuk ditanggung pemerintah, digratiskan. Yang tidak mampu ya," ungkap Daeng dalam dialog 'Siapkah Indonesia Lakukan Vaksin Covid-19?' yang digelar secara virtual, Jumat (27/11/2020).
Daeng mengatakan, bagi masyarakat mampu bisa membeli vaksin Covid-19 secara mandiri sebagai upaya gotong royong membantu pemerintah dan negara. "Bagi yang mampu, ya sudahlah gotong royong membantu diri sendiri dan membantu pemerintah seperti itu ya. Beli sendiri, mandiri," kata Daeng.
"Harapannya kita, supaya semuanya ter-cover, yang miskin, yang tidak tidak mampu itu pemerintah membantu menyediakan artinya digratiskan," tambah Daeng.
(Baca juga: Ada Vaksin, Milenial Kian Doyan Nongkrong dan Jajan ).
Lihat Juga :