KH Said Aqil: Suksesi Kapolri Jangan Mempersoalkan Suku, Agama dan Daerah

Selasa, 01 Desember 2020 - 18:08 WIB
Said Aqil menyebut nama-nama jenderal bintang tiga yang dikenalnya dan kerap berdiskusi di antaranya Wakapolri, Komjen Pol Gatot Eddy Pramono, Kabaharkam Komjen Pol Agus Andrianto dan Kepala BNPT Komjen Pol Boy Rafli Amar. Begitu juga dengan Kabareskrim, Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo. Listyo bahkan sudah lama dikenalnya sejak berpangkat AKBP, saat menjabat Kapolresta Surakarta dan sukses menjadi Kapolda Banten. Begitupun dengan mantan Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Nana Sujana.



Pihaknya menyoroti masih banyak kekurangan di Institusi Polri saat ini, terutama dalam memahami dan menangani permasalahan. Misalnya saja soal kedisiplinan, karakter, moral, serta akhlak sebagai nilai dan pondasi yang harus ditekankan. “Polri harus bisa menertibkan dirinya sendiri, untuk bisa menegakkan ketertiban, disiplin, dan masyarakat sadar hukum. Prinsip tidak terpengaruh rayuan, ancaman, tekanan, serta iming-iming, maka profesionalisme bisa tegak dan dipercaya,” tegas said Aqil.

Hanya saja Said Aqil berpesan, dalam memilih calon Kapolri, Presiden tidak mempersoalkan suku, asal daerah, dan agamanya. "Siapa yang menjadi pilihan Presiden, diharapkan aspek moralitas dan integritas harus menjadi syarat mutlak calon Kapolri agar bisa mengemban amanah secara profesional, transparan, dan berlaku adil dalam penegakan hukum tanpa melihat golongan dan status sosial di masyarakat," pungkasnya. haryudi
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!