Gakkumdu Temukan 657 Pelanggaran Pilkada, 99 Kasus Masuk Penyidikan
Jum'at, 27 November 2020 - 20:32 WIB
Ilustrasi pelanggaran Pilkada 2020. Dok Sindonews
JAKARTA - Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) menerima 657 pelanggaran Pilkada 2020 . Dari jumlah tersebut 99 perkara diteruskan ke Polri.
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono mengatakan, Polri sudah menaikkan 99 perkara tersebut ke tahap penyidikan sebanyak 31 perkara. Kemudian tahap I 12 perkara, P21 atau telah selesai 1 perkara, tahap 2 sebanyak 41 perkara dan SP3 atau dihentikan 14 perkara.
(Baca Juga: Polri Tangani 56 Perkara Dugaan Pelanggaran Pilkada 2020)
Adapun jenis pelanggarannya pemalsuan sebanyak 4 perkara, tidak melaksanakn verifikasi & rekap dukungan 4 perkara, mutasi pejabat 6 bulan sebelum paslon 2 perkara, menghilangkan hak seseorang menjadi calon 2 perkara.
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono mengatakan, Polri sudah menaikkan 99 perkara tersebut ke tahap penyidikan sebanyak 31 perkara. Kemudian tahap I 12 perkara, P21 atau telah selesai 1 perkara, tahap 2 sebanyak 41 perkara dan SP3 atau dihentikan 14 perkara.
(Baca Juga: Polri Tangani 56 Perkara Dugaan Pelanggaran Pilkada 2020)
Adapun jenis pelanggarannya pemalsuan sebanyak 4 perkara, tidak melaksanakn verifikasi & rekap dukungan 4 perkara, mutasi pejabat 6 bulan sebelum paslon 2 perkara, menghilangkan hak seseorang menjadi calon 2 perkara.
Lihat Juga :