Menag Ajak Belajar Toleransi Beragama dari Uni Emirat Arab

Rabu, 25 November 2020 - 01:02 WIB
Menag Fachrul Razi mengajak untuk belajar nilai-nilai toleransi beragama dari Uni Emirat Arab. Terutama, bagaimana Uni Emirat Arab menjunjung tinggi nilai toleransi dari keluarga Abrahamik. FOTO/DOK.SINDOnews
JAKARTA - Kementerian Agama bersama dengan Institut Leimena menggelar webinar bertema Sebuah Narasi Baru Toleransi Keluarga Abrahamik dari Uni Emirat Arab . Webinar ini mengundang sejumlah tokoh agama Islam, Kristen, dan Yahudi ini untuk berdialog mengenai toleransi beragama .

Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi mengajak untuk belajar nilai-nilai toleransi beragama dari Uni Emirat Arab. Terutama, bagaimana Uni Emirat Arab menjunjung tinggi nilai toleransi dari keluarga Abrahamik. Dimana agama Islam, Kristen, dan Yahudi disebut sebagai agama-agama samawi atau semitik atau Ibrahimiah karena kesamaan leluhur mereka pada sosok patriark Abraham atau Ibrahim.



"Tema webinar kali ini adalah Sebuah Narasi Baru Toleransi Keluarga Abrahamik dari Uni Emirat Arab. Tema ini penting untuk sharing knowledge antara Uni Emirat Arab dengan Indonesia atau dengan negara lain di dunia. Sharing knowledge bidang agama, budaya, politik, dan dialog perdamaian itu penting untuk memperkaya ide, gagasan, dan pengalaman kita," kata Fachrul dalam diskusi secara virtual pada dialog Sebuah Narasi Baru Toleransi Keluarga Abrahamik dari Uni Emirat Arab, Selasa (24/11/2020). (Baca juga: Kecam Pernyataan Presiden Macron, Jokowi Ajak Kedepankan Persatuan dan Toleransi Beragama )

Selain itu dalam semangat hari toleransi Internasional, Fachrul mengajak semua masyarakat untuk melihat dan belajar toleransi dari Uni Emirat Arab. "Dalam semangat hari toleransi internasional, hari ini kita akan melihat Uni Emirat Arab, negara sahabat Indonesia dan sahabat kita semua yang walaupun kita terpisah jarak yang jauh, namun dalam komitmen toleransi beragama ternyata kita memiliki banyak kedekatan dan kesamaan," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!