Negara Jangan Memble di Petamburan

Selasa, 24 November 2020 - 05:10 WIB
Fenomena di Petamburan dua pekan terakhir ini cukup memprihatinkan. Kepulangan Habib Rizieq Shihab yang kemudian diikuti beragam riak peristiwa seolah menjadi ujian bagi pemerintah
KAWASAN Petamburan, Jakarta Pusat, wabilkhusus sekitar kediaman Habib Rizieq Shihab (HRS) makin mengentalkan identitasnya. Kawasan ini tak sekadar menjadi basis penganut setia HRS, tapi warganya juga banyak yang memiliki pandangan tak jauh beda dengan junjungannya.

Penolakan keras mereka menjalani tes usap (swab test) sebagai ikhtiar untuk pelacakan (tracing) sebaran Covid-19 adalah contoh nyata terakhir yang menjadi indikasinya.



Banyak yang kaget dengan sikap ngotot mereka. Tapi, demikianlah faktanya. Fans HRS memang seolah menjadikan imam besarnya sebagai kebenaran tunggal. Praktis, ketika negara berupaya terlibat untuk membantu mereka, yang muncul adalah prasangka buruk, seperti pemaksaan atau upaya penindasan baru.

Sejak awal mereka memosisikan pemerintah sebagai objek perlawanannya. Dengan demikian, jika menerima kehadiran pemerintah, otomatis mengakui atas ketaklukkannya. Dengan lantang, bahkan mereka juga menegaskan memiliki tim dan peralatan medis tersendiri untuk pengetesan Covid-19. Dengan dalih itu, mereka menilai niat baik pemerintah akan sia-sia saja.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!