Panglima TNI Sebut Negara Perlu Atur Kehidupan Dunia Maya, Rizal Ramli: Kejauhan
Senin, 23 November 2020 - 13:41 WIB
Hal ini disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto saat menjadi pembicara dalam acara 'Webinar Pelatihan Sinergi Anak Bangsa Dalam Menjaga Keutuhan Bangsa dan Negara Dari Aksi Separatisme di Dunia Maya, di Jakarta, Sabtu (21/11/2020).
Hadi menjelaskan negara perlu mengatur kehidupan dunia maya karena sudah menjadi arena baru dalam kehidupan sosial. "Medsos lahir dari adanya dunia maya. Seperti Facebook, Twitter, Path, Instagram, dan lainnya ternyata dapat pula dijadikan alat komunikasi politik," katanya.
"Negara perlu atur kehidupan dunia maya, terlebih disadari bahwa dunia maya punya implikasi serupa dunia nyata, bahkan lebih luas. Semua yang ada di dunia nyata ada di dunia maya," katanya. (Baca juga: Panglima TNI: Tema Propaganda Dulu Kini Berganti Trending Topic)
Dia menambahkan medsos telah dijadikan media propaganda. "Mau tidak mau, suka atau tidak suka, kita harus mengakui bahwa media sosial telah dapat dimanfaatkan sebagai media propaganda, media perang urat syaraf," kata Hadi dalam keterangan tertulisnya.
Hadi menjelaskan negara perlu mengatur kehidupan dunia maya karena sudah menjadi arena baru dalam kehidupan sosial. "Medsos lahir dari adanya dunia maya. Seperti Facebook, Twitter, Path, Instagram, dan lainnya ternyata dapat pula dijadikan alat komunikasi politik," katanya.
"Negara perlu atur kehidupan dunia maya, terlebih disadari bahwa dunia maya punya implikasi serupa dunia nyata, bahkan lebih luas. Semua yang ada di dunia nyata ada di dunia maya," katanya. (Baca juga: Panglima TNI: Tema Propaganda Dulu Kini Berganti Trending Topic)
Dia menambahkan medsos telah dijadikan media propaganda. "Mau tidak mau, suka atau tidak suka, kita harus mengakui bahwa media sosial telah dapat dimanfaatkan sebagai media propaganda, media perang urat syaraf," kata Hadi dalam keterangan tertulisnya.
(kri)
Lihat Juga :