PM Winston Churcill Berperan Sebarkan Hoax Wortel Bagus untuk Mata (II)
Sabtu, 14 November 2020 - 06:21 WIB
Perdana Menteri Legendaris Winston Churchill. IST
JAKARTA – Perdana Menteri (PM) Inggris Winston Churchill konon terlibat dalam menyebarkan hoax wortel bagus untuk mata. Langkah PM legendaris Inggris ini merupakan bagian strategi untuk menutupi keunggulan Angkatan Udara Inggris selama Perang Dunia II.
“Winston Churchill yangg cerdik melempar hoax "makan wortel mata jadi bagus", untuk menyembunyikan keberhasilan Inggris menggunakan radar, yang kemudian kemudian disebarluaskan oleh angkatan udara Inggris (RAF) di tahun 1940. Hitler kemakan hoax ini, dunia juga,” ujar Neurolog Dr Ryu Hasan dalan akun twitter @ryuhasan. (baca juga : Hoaks Makan Wortel Mata Jadi Bagus, Awalnya untuk Samarkan Radar Pesawat Tempur (I))
Keberhasilan hoax wortel bagus untuk mata, ini membuat Angkatan Udara Inggris begitu ditakuti di Eropa. Bahkan pilot tempur Jhon Cunningham dijuluki Si Mata Kucing, yang mampu menembus gelapnya malam. Keseluruhan cerita pilot-pilot sakti dan wortel ini adalah rekaan RAF untuk menyembunyikan "senjata rahasia" baru mereka yakni radar.
Bahkan hoax ini membuat Jerman tidak mencurigai jaringan tower radar yang dibangun berderet di sepanjang pesisir Inggris. “Nah, yang namanya “Chain House” ini lah yang memandu pilot-pilot tempur AU Inggris menentukan koordinat sasaran dengan sangat akurat. Sebetulnya pilot-pilot Luftwaffe Jerman juga lihat sih banyak rentetan “chain house” yang sebenernya Menara-menara radar ini di sepanjang pesisir Inggris,” katanya.
“Winston Churchill yangg cerdik melempar hoax "makan wortel mata jadi bagus", untuk menyembunyikan keberhasilan Inggris menggunakan radar, yang kemudian kemudian disebarluaskan oleh angkatan udara Inggris (RAF) di tahun 1940. Hitler kemakan hoax ini, dunia juga,” ujar Neurolog Dr Ryu Hasan dalan akun twitter @ryuhasan. (baca juga : Hoaks Makan Wortel Mata Jadi Bagus, Awalnya untuk Samarkan Radar Pesawat Tempur (I))
Keberhasilan hoax wortel bagus untuk mata, ini membuat Angkatan Udara Inggris begitu ditakuti di Eropa. Bahkan pilot tempur Jhon Cunningham dijuluki Si Mata Kucing, yang mampu menembus gelapnya malam. Keseluruhan cerita pilot-pilot sakti dan wortel ini adalah rekaan RAF untuk menyembunyikan "senjata rahasia" baru mereka yakni radar.
Bahkan hoax ini membuat Jerman tidak mencurigai jaringan tower radar yang dibangun berderet di sepanjang pesisir Inggris. “Nah, yang namanya “Chain House” ini lah yang memandu pilot-pilot tempur AU Inggris menentukan koordinat sasaran dengan sangat akurat. Sebetulnya pilot-pilot Luftwaffe Jerman juga lihat sih banyak rentetan “chain house” yang sebenernya Menara-menara radar ini di sepanjang pesisir Inggris,” katanya.
Lihat Juga :