Pengamat Intelijen Ungkap Kriteria Calon Kapolri Pengganti Jenderal Idham Aziz
Jum'at, 13 November 2020 - 10:08 WIB
"Sedangkan kualitas di bidang komunikasi sangat ditentukan kemampuan menggunakan bahasa-bahasa internasional. Anggota Polri juga harus memiliki pengetahuan baik akan sosial budaya setempat, sangat disarankan memiliki pengetahuan Sosiologi yang cukup," ucap mantan Anggota DPR ini.
Di samping itu, perempuan yang juga pengamat militer ini melihat, seiring dengan perkembangan internet of things (IoT), prioritas berikutnya adalah memperkuat pertahanan siber (cyber defence). Saat ini, menurutnya, peretasan ke Infrastruktur kritis, pencurian data strategis, spionase, propaganda di media sosial, terorisme dan berbagai ancaman siber lainnya sudah berlangsung di berbagai belahan dunia.
"Oleh karena itu, banyak negara tengah merumuskan strategi untuk menghadapi ancaman siber," kata Nuning. (Baca juga: Profil Calon Kapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono, Berjibaku di Jakarta hingga Tangani Covid-19 )
Di samping itu, perempuan yang juga pengamat militer ini melihat, seiring dengan perkembangan internet of things (IoT), prioritas berikutnya adalah memperkuat pertahanan siber (cyber defence). Saat ini, menurutnya, peretasan ke Infrastruktur kritis, pencurian data strategis, spionase, propaganda di media sosial, terorisme dan berbagai ancaman siber lainnya sudah berlangsung di berbagai belahan dunia.
"Oleh karena itu, banyak negara tengah merumuskan strategi untuk menghadapi ancaman siber," kata Nuning. (Baca juga: Profil Calon Kapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono, Berjibaku di Jakarta hingga Tangani Covid-19 )
(abd)
Lihat Juga :