Rocky Gerung Ungkap Dua Motif di Balik Bintang Mahaputera Gatot Nurmantyo

Jum'at, 06 November 2020 - 07:33 WIB
Mestinya, kata Rocky, pemerintah mengumumkan juga di hari yang sama bahwa penangkapan Syahganda dkk itu keliru. ”Jadi aneh kalau Gatot dapat penghargaan, sedangkan Syahganda, Jumhur dan Anton Permana dapat borgol. Jangan sampai Gatot mendapatkan medali tetapi borgol Syahganda dan yang lain tidak dilepas,” ujar Rocky.

(Baca: Rocky Gerung soal Habib Rizieq: Dia Sudah Pemimpin, Faktanya Punya Pengikut)

Kalau sampai Syahganda dkk tidak dilepas, maka wajar saja kalau ada anggapan istana sedang berpolitik untuk melemahkan apa yang dianggap sebagai ancaman terhadap kekuasaannya. ”Nah, di situ orang akan anggap istana sedang memecah belah KAMI, ada yang diborgol dan ada yang dikasih medali,” ujar Rocky.

Politik pecah belah inilah, kata Rocky, yang menjadi kekhawatiran masyarakat sipil. Apalagi sudah terbukti dalam pemerintah jago untuk urusan itu. ”Karena istana kan punya keahlian untuk memecah belah kelompok-kelompok yang sudah dipraktikkan berkali-kali,” kata dia.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!