Tercatat 321 Kejadian Karhutla Melanda Sepanjang 2020, Ini Mitigasi BNPB
Jum'at, 23 Oktober 2020 - 04:38 WIB
Direktur Mitigasi Bencana BNPB, Johny Sumbung yang membuka kegiatan ini menyampaikan pemanfaatan lahan gambut tanpa harus membakar merupakan salah satu upaya perlindungan dan penyelamatan ekosistem gambut. Foto/BNPB
JAKARTA - Kebakaran hutan dan lahan ( Karhutla ) masih kerap terjadi di berbagai wilayah Tanah Air. Badan Nasonal Penanggulangan Bencana ( BNPB ) mencatat setidaknya telah terjadi 321 kejadian bencana karhutla yang melanda berbagai wilayah Indonesia di sepanjang tahun 2020.
Berbagai upaya terus dilakukan pemerintah dalam penanganan karhutla guna meminimalisir dampak yang timbul serta mengurangi luasan lahan yang terbakar. Upaya penanganan karhutla juga dilakukan melalui mitigasi bencana. (Baca juga: Greenpeace: Luas Karhutla Gambut 8 Kali Pulau Bali dalam 5 Tahun)
Salah satu kegiatan mitigasi bencana karhutla yang giat diupayakan saat ini adalah melalui Sekolah Lapang Mitigasi Kebakaran Hutan dan Lahan. BNPB melalui Direktorat Mitigasi Bencana bekerjasama dengan Badan Restorasi Gambut (BRG) menginisiasi kegiatan mitigasi partisipatif kebakaran hutan dan lahan khususnya di daerah-daerah langganan bencana karhutla.
Dengan pendekatan edukasi dan sosialisasi pemanfaatan lahan gambut tanpa bakar, kegiatan sekolah lapang ini menyasar masyarakat khususnya kelompok tani untuk melakukan alternatif pemanfaatan lahan gambut yang ramah alam sehingga karhutla di lahan gambut dapat dicegah.
Berbagai upaya terus dilakukan pemerintah dalam penanganan karhutla guna meminimalisir dampak yang timbul serta mengurangi luasan lahan yang terbakar. Upaya penanganan karhutla juga dilakukan melalui mitigasi bencana. (Baca juga: Greenpeace: Luas Karhutla Gambut 8 Kali Pulau Bali dalam 5 Tahun)
Salah satu kegiatan mitigasi bencana karhutla yang giat diupayakan saat ini adalah melalui Sekolah Lapang Mitigasi Kebakaran Hutan dan Lahan. BNPB melalui Direktorat Mitigasi Bencana bekerjasama dengan Badan Restorasi Gambut (BRG) menginisiasi kegiatan mitigasi partisipatif kebakaran hutan dan lahan khususnya di daerah-daerah langganan bencana karhutla.
Dengan pendekatan edukasi dan sosialisasi pemanfaatan lahan gambut tanpa bakar, kegiatan sekolah lapang ini menyasar masyarakat khususnya kelompok tani untuk melakukan alternatif pemanfaatan lahan gambut yang ramah alam sehingga karhutla di lahan gambut dapat dicegah.
Lihat Juga :