Protokol Kesehatan Saat Libur Panjang, Menhub Minta Libatkan TNI/Polri

Rabu, 21 Oktober 2020 - 19:55 WIB
Pada akhir Oktober 2020 ini, akan ada libur panjang dan cuti bersama yang memungkinkan peningkatan keinginan masyarakat untuk berlibur dalam masa pandemi. Foto/SINDOnews/Yorri Farli
JAKARTA - Pada akhir Oktober 2020 ini, akan ada libur panjang dan cuti bersama yang memungkinkan peningkatan keinginan masyarakat untuk berlibur. Namun, di satu sisi saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19. Bahkan kasus Covid-19 di Indonesia juga terus meningkat.

(Baca juga: Jaringan 4G di Bulan Siap Dibangun oleh NASA dan Nokia)



Bahkan beberapa waktu lalu, Presiden Jokowi juga mengingatkan agar peningkatan laju penularan pandemi Covid-19 tidak terjadi lagi selepas masa libur panjang seperti yang pernah terjadi pada saat libur panjang pada bulan Agustus 2020 lalu.

(Baca juga: Pemerintah Tegaskan Vaksin Covid-19 Gratis untuk Rakyat Miskin)

“Pada saat ratas (rapat terbatas) pak Presiden secara khusus memberikan pesan pada kami agar mempersiapkan libur ini agar tidak menyebabkan suatu penambahan yang banyak. Oleh karenanya kita memang melihat bahwa ada kecenderungan memang keinginan untuk libur itu banyak. Dan juga semua alat transportasi dipergunakan ya,” kata Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi dalam diskusi virtual “Potensi Penyebaran Covid-19 Ketika Libur Panjang” dari Media Center Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Graha BNPB, Jakarta, Rabu (21/10/2020).

Dimana, pada libur Agustus lalu terjadi peningkatan mendekati 50%. Dan ia memperkirakan akan terjadi kenaikan hingga 20% penumpang transportasi umum pada libur kali ini. “Katakan pada saat yang lalu, rata-rata di udara itu, di Soekarno Hatta itu hanya 40% itu naik kira-kira hampir mendekati 50%. Sekarang memang average juga saya sampai 40% sampai 43%. Nanti memang ada kenaikan 10 sampai 20%,” katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!