Satu Tahun Jokowi-Ma'ruf: Dari Rombak Anggaran hingga Berburu Vaksin
Selasa, 20 Oktober 2020 - 13:07 WIB
Dalam RAPBN, pos anggaran serupa juga dialokasikan senilai Rp169,7 triliun mengingat dampak pandemi diduga masih berjalan hingga 2021. Kebijakan relaksasi defisit tetap akan berlanjut pada 2021.
Tidak hanya perombakan besar-besaran, hal lain yang tak pernah terbayangkan adalah perburuan vaksin. Di bulan Agustus pemerintah mulai melakukan diplomasi vaksin covid-19. Pemerintah pun menggandeng perusahaan asing untuk pengadaan vaksin covid-19.
Di antaranya dengan Sinovac disepakati 143 juta dosis, Sinopharm 65 juta dosis, CanSino 15 hingga 20 juta dosisi, dan AstraZeneca sebanyak 100 juta dosis.
Pemerintah menyebut Indonesia juga tengah mengembangkan vaksin buatan Indonesia bernama vaksin Merah-Putih. Vaksin ini menggunakan strain covid Indonesia. Vaksin ini ditargetkan selesai pertengahan tahun depan.
Tidak hanya perombakan besar-besaran, hal lain yang tak pernah terbayangkan adalah perburuan vaksin. Di bulan Agustus pemerintah mulai melakukan diplomasi vaksin covid-19. Pemerintah pun menggandeng perusahaan asing untuk pengadaan vaksin covid-19.
Di antaranya dengan Sinovac disepakati 143 juta dosis, Sinopharm 65 juta dosis, CanSino 15 hingga 20 juta dosisi, dan AstraZeneca sebanyak 100 juta dosis.
Pemerintah menyebut Indonesia juga tengah mengembangkan vaksin buatan Indonesia bernama vaksin Merah-Putih. Vaksin ini menggunakan strain covid Indonesia. Vaksin ini ditargetkan selesai pertengahan tahun depan.
(dam)
Lihat Juga :