Jadi Episentrum COVID-19, Kemenkes: Fasilitas Cuci Tangan di Jakarta Hanya 73%

Kamis, 15 Oktober 2020 - 15:13 WIB
Dirjen Kesehatan Masyarakat Kemenkes, Kirana Pritasari mengatakan fasilitas Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) di DKI Jakarta yang menjadi episentrum COVID-19 saat ini hanya 73%. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan ( Kemenkes ), Kirana Pritasari mengatakan fasilitas Cuci Tangan Pakai Sabun ( CTPS ) di DKI Jakarta yang menjadi episentrum COVID-19 saat ini hanya 73%.

“Di Ibu Kota Jakarta jadi salah satu episentrum COVID-19 hanya mencatat 73% akses,” ujarnya dalam pembukaan seminar daring Kampanye Nasional dan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia, Kamis (15/10/2020). (Baca juga: Peringati Hari CPTS, Kemenkes: Momen Pengingat untuk Cegah COVID-19)



Padahal, kata Kirana, CTPS merupakan pilar kedua dari sanitasi total berbasis masyarakat (STBM) dimana mencakup lima pilar higienis sanitasi yaitu pertama stop buang air besar sembarangan, kedua cuci tangan pakai sabun, ketiga pengamanan air minum dan makanan rumah tangga, keempat pengelolaan sampah rumah tangga dan kelima pengelolaan limbah cair rumah tangga.

Saat ini akses fasilitas CTPS juga perlu ditingkatkan. Apalagi, masih ada sekitar 40% dari populasi dunia atau sekitar 3 miliar orang tidak memiliki akses fasilitas CTPS di rumah mereka. Selain itu, kurangnya akses fasilitas CTPS di sekolah, tempat kerja, fasilitas kesehatan serta ruang publik tempat orang berkumpul seperti pasar dan pusat transportasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!