Kasus Terus Meningkat, Fahira Usul Penanganan Covid-19 Dievaluasi
Selasa, 13 Oktober 2020 - 19:23 WIB
Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Fahira Idris. Foto/dok DPD
JAKARTA - Tujuh bulan sejak kasus Covid-19 kali pertama muncul pada Maret 2020, jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 terus bertambah. Para pemangku kepentingan penanggulangan Covid-19 sudah bekerja keras dan melakukan berbagai upaya untuk mengendalikan penyebaran virus ini.
Kendati demikian, perlu upaya keras untuk terus mengimbangi kecepatan penyebaran virus ini, terutama melalui peningkatan testing, tracing, treatment (3T) yang menjadi domain pemerintah dan praktik 3M (memakai masker, menjaga jarak minimal 2 meter, dan mencuci tangan dengan sabun di air yang mengalir) yang menjadi kewajiban semua masyarakat.
Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Fahira Idris mengungkapkan, selain peningkatan 3T dan disiplin 3M, hal yang juga menjadi kunci bagi sebuah negara agar mampu mengimbangi kecepatan penyebaran Covid-19 adalah blueprint atau kerangka kerja terperinci dan strategi utama penanggulangan Covid-19 termasuk di dalamnya menetapkan target kapan pandemi ini bisa dikendalikan.
“Oleh karena itu, mengingat tren penambahan kasus positif di Indonesia terus meningkat, sudah saatnya implementasi 3T dan 3M serta strategi utama penanggulangan Covid-19 dievaluasi dan dikaji kembali guna menemukan formulasi penanggulangan Covid-19 yang lebih cepat dan efektif. Lesson learned atau sari dari pengalaman beberapa negara lain yang saat ini sudah berhasil mengendalikan pandemi ini bisa dijadikan pijakan kebijakan Indonesia dalam penanggulangan Covid-19 ke depan,” tutur Fahira Idris di Jakarta, Selasa (13/10/2020). (Baca juga: Update Corona: 340.622 Positif, 263.296 Sembuh dan 12.027 Meninggal )
Kendati demikian, perlu upaya keras untuk terus mengimbangi kecepatan penyebaran virus ini, terutama melalui peningkatan testing, tracing, treatment (3T) yang menjadi domain pemerintah dan praktik 3M (memakai masker, menjaga jarak minimal 2 meter, dan mencuci tangan dengan sabun di air yang mengalir) yang menjadi kewajiban semua masyarakat.
Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Fahira Idris mengungkapkan, selain peningkatan 3T dan disiplin 3M, hal yang juga menjadi kunci bagi sebuah negara agar mampu mengimbangi kecepatan penyebaran Covid-19 adalah blueprint atau kerangka kerja terperinci dan strategi utama penanggulangan Covid-19 termasuk di dalamnya menetapkan target kapan pandemi ini bisa dikendalikan.
“Oleh karena itu, mengingat tren penambahan kasus positif di Indonesia terus meningkat, sudah saatnya implementasi 3T dan 3M serta strategi utama penanggulangan Covid-19 dievaluasi dan dikaji kembali guna menemukan formulasi penanggulangan Covid-19 yang lebih cepat dan efektif. Lesson learned atau sari dari pengalaman beberapa negara lain yang saat ini sudah berhasil mengendalikan pandemi ini bisa dijadikan pijakan kebijakan Indonesia dalam penanggulangan Covid-19 ke depan,” tutur Fahira Idris di Jakarta, Selasa (13/10/2020). (Baca juga: Update Corona: 340.622 Positif, 263.296 Sembuh dan 12.027 Meninggal )
Lihat Juga :