PMI yang Akan Dideportasi dari Sabah Kerap Mengalami Pemerasan
Kamis, 08 Oktober 2020 - 13:04 WIB
“Tidak ada satupun dari deportan yang pernah menerima dokumen peradilan atas nama diri mereka sendiri. Bayangkan mereka diadili, tetapi tidak pernah menerima satu dokumen pun. Dokumen penangkapan saja tidak ada,” jelasnya.
Abu memaparkan perlakuan yang diterima PMI saat di PTS. Setiap pagi mereka harus mengucapkan,”Selamat pagi, Cikgu”, kepada penjaga PTS. Kemudian, penjaga akan meminta para PMI untuk menaruh tangannya di belakang dan kepala menunduk.
Siapa yang melakukan kesalahan akan dipukul. Setelah itu, PMI harus mengucapkan,”Terima kasih. Para PMI juga mengalami pemerasan dan eksploitasi. Para penghuni PTS biasa menghubungi saudaranya untuk mengirim uang dan makan. (Baca juga: Imbas Terapkan Lockdown, Malaysia Deportasi 240 Pekerja Migran Indonesia)
“Tetapi uang dan makanan selalu diambil petugas. 30 persennya hilang. Jika dikasih mie instan, yang sampai hanya 7 buah,” pungkasnya.
Abu memaparkan perlakuan yang diterima PMI saat di PTS. Setiap pagi mereka harus mengucapkan,”Selamat pagi, Cikgu”, kepada penjaga PTS. Kemudian, penjaga akan meminta para PMI untuk menaruh tangannya di belakang dan kepala menunduk.
Siapa yang melakukan kesalahan akan dipukul. Setelah itu, PMI harus mengucapkan,”Terima kasih. Para PMI juga mengalami pemerasan dan eksploitasi. Para penghuni PTS biasa menghubungi saudaranya untuk mengirim uang dan makan. (Baca juga: Imbas Terapkan Lockdown, Malaysia Deportasi 240 Pekerja Migran Indonesia)
“Tetapi uang dan makanan selalu diambil petugas. 30 persennya hilang. Jika dikasih mie instan, yang sampai hanya 7 buah,” pungkasnya.
(kri)
Lihat Juga :