Elektabilitas Gatot Nurmantyo Tinggi, Parpol Bakal Mendekat
Minggu, 04 Oktober 2020 - 10:51 WIB
Sampai saat ini, kata Refly, yang aman dan telah memiliki kendaraan politik adalah Menteri Pertahanan Prabowo Subianto . Diketahui, Prabowo juga ketua umum Partai Gerindra. Sementara, sosok seperti Anies, Ridwan Kamil, dan Gatot Nurmantyo tidak memiliki kendaraan politik. Namun, mereka tetap potensial didukung parpol.
(Lihat Juga Foto: Pemerintah Godok Regulasi Masker Berstandar SNI ).
Nah, khusus untuk Gatot, bisa jadi dia tetap dengan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) sebagai moral force. "Tetapi, popularitas dia akan terus membesar, akan membawa dia ke pusaran elite calon-calon presiden dan pada saatnya nanti kalau elektabilitasnya tinggi, maka banyak partai akan mendekatinya," ujar Refly dalam video berjudul 'GATOT NURMANTYO GANTIKAN PRABOWO!!!'.
(Baca juga: Refly Harun: Semakin Pemerintah Berkinerja Buruk, Kelompok Seperti KAMI Akan Ada ).
Apalagi, lanjutnya, jika presidential threshold nol persen, seperti yang saat ini dia perjuangkan bersama Rizal Ramli melalui gugatan di Mahkamah Konstitusi (MK). "Tokoh-tokoh yang disebutkan itu bisa bertarung bebas, tidak perlu lagi harus berbagi peran sebagai presiden dan calon wakil presiden karena mereka bisa menjadi calon presiden semuanya," jelasnya.
(Lihat Juga Foto: Pemerintah Godok Regulasi Masker Berstandar SNI ).
Nah, khusus untuk Gatot, bisa jadi dia tetap dengan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) sebagai moral force. "Tetapi, popularitas dia akan terus membesar, akan membawa dia ke pusaran elite calon-calon presiden dan pada saatnya nanti kalau elektabilitasnya tinggi, maka banyak partai akan mendekatinya," ujar Refly dalam video berjudul 'GATOT NURMANTYO GANTIKAN PRABOWO!!!'.
(Baca juga: Refly Harun: Semakin Pemerintah Berkinerja Buruk, Kelompok Seperti KAMI Akan Ada ).
Apalagi, lanjutnya, jika presidential threshold nol persen, seperti yang saat ini dia perjuangkan bersama Rizal Ramli melalui gugatan di Mahkamah Konstitusi (MK). "Tokoh-tokoh yang disebutkan itu bisa bertarung bebas, tidak perlu lagi harus berbagi peran sebagai presiden dan calon wakil presiden karena mereka bisa menjadi calon presiden semuanya," jelasnya.
(zik)
Lihat Juga :