Purnawirawan TNI di Kekuasaan adalah Kontributor Pemenangan Pilpres
Minggu, 04 Oktober 2020 - 08:01 WIB
Gatot Nurmantyo dan Moeldoko. Foto/ilustrasi.SINDOnews
JAKARTA - Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah menyatakan, bargaining power para tokoh purnawirawan TNI tidak dapat dikatakan istimewa. Bargaining mereka sama seperti tokoh berlatarbelakang sipil.
Hal ini dikatakan Dedi merespons peluang mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo yang diprediksi bisa menggantikan peran Prabowo Subianto di kancah politik nasional.
(Baca juga : Lakukan Pelecehan Seks pada 2 Anak, Paedofil AS Dihukum Penjara 600 Tahun )
Menurut Dedi, semua berangkat dari kontribusi pemenangan kontestan Pilpres. "Gatot bisa saja berada di lingkar kekuasaan jika ia berhasil memenangkan kontestasi," katanya saat dihubungi SINDOnews, Minggu (4/10/2020).
Hal ini dikatakan Dedi merespons peluang mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo yang diprediksi bisa menggantikan peran Prabowo Subianto di kancah politik nasional.
(Baca juga : Lakukan Pelecehan Seks pada 2 Anak, Paedofil AS Dihukum Penjara 600 Tahun )
Menurut Dedi, semua berangkat dari kontribusi pemenangan kontestan Pilpres. "Gatot bisa saja berada di lingkar kekuasaan jika ia berhasil memenangkan kontestasi," katanya saat dihubungi SINDOnews, Minggu (4/10/2020).
Lihat Juga :