Ketua Harian DPP Partai Ummat: Harlah PKB Momentum Rekonsiliasi Politik Nasional

Minggu, 26 Juli 2026 - 12:34 WIB
Ketua Harian DPP Partai Ummat Heikal Safar menyebut peringatan Hari Lahir (Harlah) PKB ke-28 menjadi momentum penting untuk memperkuat rekonsiliasi politik nasional. Foto/istimewa
JAKARTA - Ketua Harian DPP Partai Ummat Heikal Safar menyebut peringatan Hari Lahir (Harlah) PKB ke-28 menjadi momentum penting untuk memperkuat rekonsiliasi politik nasional. Partai politik dapat membangun hubungan yang harmonis dengan mengedepankan persatuan dan kritik yang konstruktif.

Hal itu disampaikan Heikal didampingi Sekretaris Jenderal DPP Partai Ummat Taufik Hidayat saat menghadiri puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Kamis, 23 Juli 2026.



Acara tersebut dihadiri Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka. Keduanya disambut Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar bersama jajaran pengurus, kader, dan simpatisan PKB. Harlah PKB ke-28 mengusung tema "Arah Baru Amanat Ekonomi Konstitusi" serta mempopulerkan istilah "Prabowonomics".

Baca juga: Hadapi Pemilu 2029, Partai Ummat Siapkan Struktur Baru Jelang Verifikasi KPU

Sejumlah kader PKB tampak mengenakan kaus bertuliskan "Prabowonomics" dalam acara tersebut. Istilah itu menjadi simbol dukungan terhadap gagasan kemandirian ekonomi nasional yang diusung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!