Prabowo: 110 Masalah Tuntas dalam 18 Bulan, Bukan Prestasi Kecil

Senin, 20 Juli 2026 - 18:21 WIB
Prabowo juga mengungkapkan setelah memimpin pemerintahan, dia mendapati sejumlah persoalan yang jauh lebih besar dari perkiraannya. Salah satunya berkaitan dengan kebocoran kekayaan negara akibat berbagai praktik perdagangan yang dinilai merugikan Indonesia.

“Terjadi suatu distorsi terhadap perekonomian kita, telah terjadi mengalir keluar kekayaan kita secara signifikan, ribuan triliun, ratusan miliar dolar tiap tahun, dengan praktik-praktik under invoicing, pemalsuan laporan perdagangan, praktik-praktik penyelundupan. Hal-hal yang tidak masuk akal dan tidak adil bagi bangsa kita,” ujarnya.

Menurut Prabowo, temuan tersebut didukung data dari lembaga-lembaga internasional, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Dia mencontohkan Indonesia yang merupakan produsen kelapa sawit terbesar di dunia justru pernah mengalami kelangkaan minyak goreng selama berminggu-minggu.

“Ini bukan data kita, ini data lembaga internasional, ini data dari PBB, tapi seluruh bangsa sudah merasakan, semua pelaku ekonomi sudah mengerti di dalam negeri dan luar negeri. Semua tahu negara penghasil kelapa sawit di dunia sempat berminggu-minggu hilang minyak goreng, sesuatu yang tidak masuk di akal,” ucapnya.

Meski dihadapkan pada tantangan yang besar, Prabowo menilai pemerintah telah menunjukkan kemajuan dengan menyelesaikan banyak persoalan dalam 18 bulan terakhir. Karena itu, dia mengajak seluruh jajaran kabinet untuk terus bekerja menyelesaikan berbagai persoalan yang masih dihadapi bangsa.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!