AI Ubah Cara Mengelola Proyek, Kompetensi Project Manager Tetap Jadi Kunci Kepemimpinan

Jum'at, 17 Juli 2026 - 18:04 WIB
Boyke Paulus, fasilitator kelas publik PMP Exam Preparation Dcolearning. Foto: Dokumentasi Dcolearning
JAKARTA - Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan kembali menjadi salah satu topik utama dalam Project Management Institute (PMI) Global Summit Series Seoul yang telah digelar pada 10-11 Juni 2026 di Seoul, Korea Selatan. Konferensi tersebut mempertemukan praktisi, pemimpin proyek, dan profesional dari berbagai industri untuk membahas arah perkembangan profesi project management di tengah pesatnya transformasi digital.

Senada dengan konferensi tersebut, dalam kelas publik PMP Exam Preparation Dcolearning yang digelar pada 13-17 Juli 2026 di Jakarta juga memberi perhatian kepada AI yang mulai mengubah cara proyek direncanakan, dipantau, hingga dievaluasi. Aktivitas yang bersifat administratif, seperti penyusunan laporan, analisis data, dokumentasi, hingga penyusunan jadwal, semakin banyak didukung oleh teknologi AI.



Satu pesan yang konsisten muncul sepanjang diskusi adalah bahwa peran manajer proyek tidak berkurang, melainkan berevolusi. Seiring AI mengambil alih berbagai pekerjaan yang bersifat rutin dan operasional, nilai seorang project manager justru semakin bergeser pada kemampuan yang tidak dapat digantikan oleh teknologi, seperti mengambil keputusan strategis, mengelola stakeholder, membangun kolaborasi lintas fungsi, memimpin perubahan, serta memastikan tata kelola (governance) proyek berjalan dengan baik.

Baca juga: Hotman Paris Ngaku Ditunjuk Jadi Pengacara Febrie Adriansyah
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!