Dari Kamera Warga ke Arsip Negara: Jejak Sejarah yang Diukir Dian Rana
Jum'at, 17 Juli 2026 - 11:43 WIB
CEO Media Kaltim Network, Agus Susanto, mengatakan penghargaan tersebut diberikan karena dokumentasi yang dihasilkan Dian telah memberikan kontribusi nyata terhadap perjalanan media tersebut.
“Kami memang memberikan apresiasi khusus kepada Mas Dian Rana karena perannya terhadap Media Kaltim, terutama pada momen Fun Run di IKN tahun 2025. Dokumentasi yang dihasilkannya menjadi bagian dari jejak sejarah Media Kaltim dan merupakan catatan penting dalam perjalanan kami,” ujar Agus Susanto usai acara Media Kaltim Network Appreciation Night 2026, Senin (14/7/2026).
Sebelumnya, pada peringatan Hari Kearsipan Nasional ke-55, ANRI juga memberikan penghargaan kepada Dian atas peran sertanya dalam penyelamatan dan pelestarian arsip yang bernilai guna bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Bagi Dian, seluruh perjalanan tersebut bermula dari rasa penasaran untuk melihat secara langsung perkembangan pembangunan Ibu Kota Nusantara. Ia tidak pernah membayangkan bahwa dokumentasi yang dikerjakan secara mandiri akan memperoleh pengakuan dari lembaga negara maupun kalangan media.
“Saya tidak menyangka rasa penasaran beberapa tahun lalu membawa saya sejauh ini. Saya belajar bahwa ketika dokumentasi dibuat dengan sungguh-sungguh, jujur, dan konsisten, suatu hari dokumentasi itu bisa memiliki manfaat yang jauh lebih besar daripada yang kita bayangkan,” kata Dian.
“Kami memang memberikan apresiasi khusus kepada Mas Dian Rana karena perannya terhadap Media Kaltim, terutama pada momen Fun Run di IKN tahun 2025. Dokumentasi yang dihasilkannya menjadi bagian dari jejak sejarah Media Kaltim dan merupakan catatan penting dalam perjalanan kami,” ujar Agus Susanto usai acara Media Kaltim Network Appreciation Night 2026, Senin (14/7/2026).
Sebelumnya, pada peringatan Hari Kearsipan Nasional ke-55, ANRI juga memberikan penghargaan kepada Dian atas peran sertanya dalam penyelamatan dan pelestarian arsip yang bernilai guna bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Bagi Dian, seluruh perjalanan tersebut bermula dari rasa penasaran untuk melihat secara langsung perkembangan pembangunan Ibu Kota Nusantara. Ia tidak pernah membayangkan bahwa dokumentasi yang dikerjakan secara mandiri akan memperoleh pengakuan dari lembaga negara maupun kalangan media.
“Saya tidak menyangka rasa penasaran beberapa tahun lalu membawa saya sejauh ini. Saya belajar bahwa ketika dokumentasi dibuat dengan sungguh-sungguh, jujur, dan konsisten, suatu hari dokumentasi itu bisa memiliki manfaat yang jauh lebih besar daripada yang kita bayangkan,” kata Dian.
Lihat Juga :