Secret Service hingga FBI Dilibatkan Uji Keaslian Dolar Sitaan Kasus Febrie Adriansyah, Ini Alasannya

Jum'at, 17 Juli 2026 - 17:23 WIB
Polda Metro Jaya mengungkap keterlibatan United States Secret Service dan FBI dalam proses pemeriksaan keaslian uang dolar Amerika Serikat yang disita dari mantan Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah. Foto: Dok Sindonews
JAKARTA - Polda Metro Jaya mengungkap keterlibatan United States Secret Service dan Federal Bureau of Investigation (FBI) dalam proses pemeriksaan keaslian uang dolar Amerika Serikat yang disita dari tersangka mantan Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah . Uang tersebut didapat dari penggeledahan kasus dugaan korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) PT Asabri.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, pelibatan kedua lembaga tersebut karena memiliki kewenangan untuk menguji keaslian mata uang dolar AS. “Mereka kan yang memiliki otoritas untuk pengujian terkait kurs United States dollar,” ujar Budi, Jumat (17/7/2026).



Baca juga: Polda Metro: Penetapan Tersangka Febrie Adriansyah dan Don Ritto Dapat Dipertanggungjawabkan Secara Hukum

Polisi juga memeriksa emas yang disita dari rumah Febrie Adriansyah dengan kadar 23 karat. “Barang bukti berupa 74 batang emas lantakan dengan total berat 74,01 kilogram memiliki kadar 23 karat, berdasarkan hasil pemeriksaan PT Pegadaian,” katanya.

Menurut Budi, barang bukti uang rupiah dan dolar yang disita juga dinyatakan asli. “Barang bukti berupa uang rupiah sebanyak 71.082 lembar dengan nilai nominal Rp6.059.506.200 dinyatakan asli berdasarkan hasil pemeriksaan Bank Indonesia,” ungkapnya.

“Terkait barang bukti uang dolar Amerika Serikat dengan nominal 6.370.921 dinyatakan sebagai mata uang asli, berdasarkan hasil pemeriksaan United State Secret Service melalui surat tanggal 16 Juli 2026,” sambungnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!