TKBM Pelabuhan Ungkap Platform Digital Dermaga Atasi Masalah Bongkar Muat
Rabu, 15 Juli 2026 - 20:48 WIB
Keta Umum TKBM Pelabuhan HM Nasir usai Rapat Anggota Tahunan Tahun Buku 2025 Induk Koperasi TKBM Pelabuhan Seluruh Indonesia, di The Tavia Heritage Hotel, Jakarta. foto/istimewa
JAKARTA - Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan menyebut platform digital Dermaga menjadi jawaban berbagai tantangan yang selama ini dihadapi dalam proses bongkar muat. Platform tersebut dinilai menghadirkan sistem yang menghubungkan seluruh tahapan operasional.
Hal itu disampaikan Ketua Umum TKBM Pelabuhan Muhammad Nasir pada Rapat Anggota Tahunan Tahun Buku 2025 Induk Koperasi TKBM Pelabuhan Seluruh Indonesia, di The Tavia Heritage Hotel, Jakarta, Rabu (15/7/2026).
Nasir mengatakan, platform digital Dermaga dirancang untuk mengintegrasikan pengelolaan operasional bongkar muat dan TKBM dalam satu sistem yang terhubung, transparan, dan efisien.
Baca juga: TUKS Petrokimia Gresik Raih Predikat Pelabuhan Terbaik Nasional
"Kehadiran platform Dermaga ini jawaban atas berbagai tantangan yang selama ini dihadapi dalam proses bongkar muat di pelabuhan. Administrasi yang masih dilakukan manual kerap menyebabkan proses kerja berjalan lambat, data tersebar di berbagai dokumen, koordinasi antarpihak kurang optimal, serta penyusunan laporan membutuhkan waktu lebih lama," ujarnya.
Nasir melanjutkan, melalui digitalisasi, Dermaga menghadirkan sistem yang menghubungkan seluruh tahapan operasional, mulai dari permintaan tenaga kerja, verifikasi pekerjaan, penerbitan Surat Perintah Kerja (SPK), pelaksanaan pekerjaan di lapangan, pencatatan kehadiran, penyusunan berita acara, hingga proses penagihan dan pembayaran.
"Lewat Dermaga ini, kami ingin menghadirkan tata kelola kegiatan bongkar muat yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel. Digitalisasi ini bukan sekadar mengubah dokumen menjadi format elektronik, tetapi membangun ekosistem kerja yang saling terhubung sehingga seluruh proses dapat dipantau secara real time," kata dia.
Hal itu disampaikan Ketua Umum TKBM Pelabuhan Muhammad Nasir pada Rapat Anggota Tahunan Tahun Buku 2025 Induk Koperasi TKBM Pelabuhan Seluruh Indonesia, di The Tavia Heritage Hotel, Jakarta, Rabu (15/7/2026).
Nasir mengatakan, platform digital Dermaga dirancang untuk mengintegrasikan pengelolaan operasional bongkar muat dan TKBM dalam satu sistem yang terhubung, transparan, dan efisien.
Baca juga: TUKS Petrokimia Gresik Raih Predikat Pelabuhan Terbaik Nasional
"Kehadiran platform Dermaga ini jawaban atas berbagai tantangan yang selama ini dihadapi dalam proses bongkar muat di pelabuhan. Administrasi yang masih dilakukan manual kerap menyebabkan proses kerja berjalan lambat, data tersebar di berbagai dokumen, koordinasi antarpihak kurang optimal, serta penyusunan laporan membutuhkan waktu lebih lama," ujarnya.
Nasir melanjutkan, melalui digitalisasi, Dermaga menghadirkan sistem yang menghubungkan seluruh tahapan operasional, mulai dari permintaan tenaga kerja, verifikasi pekerjaan, penerbitan Surat Perintah Kerja (SPK), pelaksanaan pekerjaan di lapangan, pencatatan kehadiran, penyusunan berita acara, hingga proses penagihan dan pembayaran.
"Lewat Dermaga ini, kami ingin menghadirkan tata kelola kegiatan bongkar muat yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel. Digitalisasi ini bukan sekadar mengubah dokumen menjadi format elektronik, tetapi membangun ekosistem kerja yang saling terhubung sehingga seluruh proses dapat dipantau secara real time," kata dia.
Lihat Juga :