Sri Radjasa Duga Ada Motif Politik di Balik Kasus Febrie Adriansyah

Selasa, 14 Juli 2026 - 22:01 WIB
"Dengan perkara ini, selain mengungkap perkara cukup besar, akan banyak bantahan dan banyak apa-apa yang kita salah persepsi terungkap. Contohnya, pertama ada persepsi perang bintang, perang bulan, perang matahari bertabrakan," ujar Susno.

Awalnya, Susno menyampaikan selamat dan salut kepada penyidik Polri yang telah berhasil mengungkap suatu dugaan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang jumlahnya sangat besar. Selain mengungkap perkara besar, kasus itu sekaligus membantah kesalahan persepsi pada publik, khususnya tentang persepsi perang bintang, perang bulan, hingga perang matahari dalam lembaga itu.

Bahkan, kata dia, para pimpinan aparat penegak hukum saling berpelukan mesra belum lama ini dalam suatu kegiatan. Dia yakin, aparat penegak hukum Indonesia saat ini memiliki satu bahasa, yakni melawan para koruptor.

"Ternyata Pak Kapolri dengan Panglima TNI dengan Jaksa Agung berpelukan mesra dan tidak merengut, senyum katanya. Tetapi yang jelas dipertontonkan pada masyarakat demikian akrabnya. Berikut, kita yakin demikian akrabnya hubungan antara, bukan (hanya) pimpinannya. Kita lihat pada lini bawah, direktur ke bawah, antara penyidik dan penuntut di Kejaksaan dengan penyidik Polri dan penyidik KPK, mengapa akrab? Karena mereka sudah satu bahasa," paparnya.

Menurut Susno, mereka sudah mempunyai musuh yang sama, yaitu koruptor dan perbuatan korupsi. "Mereka dididik ini di candradimuka mereka lebih dari empat tahun, yaitu di KPK," kata Susno.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!