Indonesia Butuh Koalisi Advokasi untuk Percepat Adopsi Inovasi Kesehatan
Minggu, 28 Juni 2026 - 17:58 WIB
Himpunan Pengembangan Ekosistem Alat Kesehatan Indonesia (HIPELKI) 2026 menggelar the 1st International Seminar di Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret, Solo, Kamis, 18 Juni 2026. Foto: Ist
JAKARTA - Indonesia masih menghadapi tantangan serius dalam mengubah hasil penelitian menjadi solusi yang dapat diadopsi secara luas oleh masyarakat. Padahal, negeri ini memiliki potensi besar dalam pengembangan inovasi kesehatan .
Hal tersebut disampaikan Widyaretna Buenastuti, Konsultan Public Affairs dan Komunikasi Inke Maris & Associates dalam Keynote Address pada forum HIPELKI (Himpunan Pengembangan Ekosistem Alat Kesehatan Indonesia) 2026 di Solo.
Baca juga: Inovasi Kesehatan, ITS Kembangkan Alat Monitoring Jantung Jarak Jauh
Pada acara the 1st International Seminar bertempat di Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret, 18 Juni 2026, Widyaretna menekankan bahwa tantangan utama inovasi kesehatan di Indonesia bukan semata-mata terletak pada kemampuan menghasilkan inovasi.
"Tantangan utama pada kemampuan ekosistem untuk mengadopsi dan memanfaatkan inovasi tersebut secara berkelanjutan," ujar Widyaretna dalam seminar Policy and Ecosystem Enablers for Accelerating Health Innovation in Indonesia, Sabtu (27/6/2026).
Hal tersebut disampaikan Widyaretna Buenastuti, Konsultan Public Affairs dan Komunikasi Inke Maris & Associates dalam Keynote Address pada forum HIPELKI (Himpunan Pengembangan Ekosistem Alat Kesehatan Indonesia) 2026 di Solo.
Baca juga: Inovasi Kesehatan, ITS Kembangkan Alat Monitoring Jantung Jarak Jauh
Pada acara the 1st International Seminar bertempat di Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret, 18 Juni 2026, Widyaretna menekankan bahwa tantangan utama inovasi kesehatan di Indonesia bukan semata-mata terletak pada kemampuan menghasilkan inovasi.
"Tantangan utama pada kemampuan ekosistem untuk mengadopsi dan memanfaatkan inovasi tersebut secara berkelanjutan," ujar Widyaretna dalam seminar Policy and Ecosystem Enablers for Accelerating Health Innovation in Indonesia, Sabtu (27/6/2026).
Lihat Juga :