Perindo Ajak Tokoh Muda Indonesia Timur Ambil Peran Menuju 2029
Kamis, 25 Juni 2026 - 11:27 WIB
"Kami meyakini pemilih muda akan menjadi kelompok yang sangat menentukan. Karena itu, kami tidak hanya menyasar mereka melalui program dan kegiatan, tetapi juga memberi ruang kepemimpinan bagi generasi muda. Salah satu contohnya di Kota Ambon, di mana kader muda Partai Perindo berhasil menjadi Wakil Ketua DPRD. Ini menunjukkan bahwa Perindo memberi kesempatan nyata bagi anak muda untuk tampil dan memimpin," ujar Dody di Kantor DPP Partai Perindo, Kamis (25/6/2026).
Menurut dia, regenerasi politik tidak cukup dilakukan melalui pendekatan kampanye semata. Karena itu, Partai Perindo juga memperkuat berbagai organisasi sayap sebagai wadah pembinaan kader muda sekaligus sarana menjangkau pemilih pemula.
Dody menegaskan penguatan kaderisasi menjadi strategi jangka panjang Partai Perindo untuk menyiapkan pemimpin-pemimpin baru di Indonesia Timur. Upaya tersebut dilakukan melalui pembinaan kader muda, penguatan organisasi sayap partai, serta membuka ruang bagi tokoh-tokoh muda di luar partai agar dapat berkontribusi dalam pembangunan daerah dan memperjuangkan aspirasi masyarakat.
"Partai Perindo membuka ruang yang sangat luas bagi tokoh-tokoh muda di Maluku, Maluku Utara, dan Tanah Papua untuk bergabung dan berkontribusi. Kami membutuhkan lebih banyak anak muda yang memiliki kapasitas, integritas, serta kepedulian terhadap pembangunan daerah untuk bersama-sama memperjuangkan kepentingan masyarakat melalui jalur politik," katanya.
Alumni Manajemen FEB Universitas Trisakti Jakarta itu menuturkan penjaringan figur muda dilakukan melalui pendekatan ke berbagai komunitas, mulai dari olahraga, otomotif, organisasi kepemudaan hingga kelompok profesional. Langkah tersebut dinilai efektif untuk menemukan calon pemimpin yang memiliki rekam jejak dan kedekatan dengan masyarakat.
Menurut dia, regenerasi politik tidak cukup dilakukan melalui pendekatan kampanye semata. Karena itu, Partai Perindo juga memperkuat berbagai organisasi sayap sebagai wadah pembinaan kader muda sekaligus sarana menjangkau pemilih pemula.
Dody menegaskan penguatan kaderisasi menjadi strategi jangka panjang Partai Perindo untuk menyiapkan pemimpin-pemimpin baru di Indonesia Timur. Upaya tersebut dilakukan melalui pembinaan kader muda, penguatan organisasi sayap partai, serta membuka ruang bagi tokoh-tokoh muda di luar partai agar dapat berkontribusi dalam pembangunan daerah dan memperjuangkan aspirasi masyarakat.
"Partai Perindo membuka ruang yang sangat luas bagi tokoh-tokoh muda di Maluku, Maluku Utara, dan Tanah Papua untuk bergabung dan berkontribusi. Kami membutuhkan lebih banyak anak muda yang memiliki kapasitas, integritas, serta kepedulian terhadap pembangunan daerah untuk bersama-sama memperjuangkan kepentingan masyarakat melalui jalur politik," katanya.
Alumni Manajemen FEB Universitas Trisakti Jakarta itu menuturkan penjaringan figur muda dilakukan melalui pendekatan ke berbagai komunitas, mulai dari olahraga, otomotif, organisasi kepemudaan hingga kelompok profesional. Langkah tersebut dinilai efektif untuk menemukan calon pemimpin yang memiliki rekam jejak dan kedekatan dengan masyarakat.
Lihat Juga :