Kelakar Prabowo soal Nama Panglima TNI dan Kapolri: Susah Diganti
Rabu, 24 Juni 2026 - 11:54 WIB
Prabowo kemudian menjelaskan alasan kedekatannya dengan kalangan petani dan nelayan. Sebagai mantan prajurit, ia menilai petani dan nelayan memiliki peran historis yang sangat besar dalam perjalanan bangsa, terutama pada masa awal kemerdekaan Indonesia.
"Dan orang bertanya ada apa, Prabowo Subianto selalu bersama petani dan nelayan? Saya jelaskan, saya jelaskan sangat sederhana karena saya mantan prajurit, saya mantan tentara, saya mantan prajurit Indonesia. Dan mantan prajurit Indonesia dari lahirnya TNI, prajurit Indonesia, tentara Indonesia didukung oleh petani dan nelayan. Selalu dibantu oleh petani dan nelayan," kata Prabowo.
Menurut Prabowo, saat Indonesia memproklamasikan kemerdekaan, negara belum memiliki anggaran maupun sistem penggajian yang mapan. Namun para pejuang tetap berjuang mempertahankan republik karena kecintaan terhadap bangsa dan negara.
"Waktu kita deklarasikan, kita proklamasikan kemerdekaan kita, belum ada negara, belum ada anggaran, belum ada APBN, belum ada gaji, mereka yang memilih Republik Indonesia memilih karena hati, karena cinta bangsa Indonesia bukan karena gaji," ujar Prabowo.
"Tapi tentara waktu itu ditopang, didukung, diberi makanan oleh petani, oleh nelayan-nelayan seluruh Indonesia," pungkasnya.
"Dan orang bertanya ada apa, Prabowo Subianto selalu bersama petani dan nelayan? Saya jelaskan, saya jelaskan sangat sederhana karena saya mantan prajurit, saya mantan tentara, saya mantan prajurit Indonesia. Dan mantan prajurit Indonesia dari lahirnya TNI, prajurit Indonesia, tentara Indonesia didukung oleh petani dan nelayan. Selalu dibantu oleh petani dan nelayan," kata Prabowo.
Menurut Prabowo, saat Indonesia memproklamasikan kemerdekaan, negara belum memiliki anggaran maupun sistem penggajian yang mapan. Namun para pejuang tetap berjuang mempertahankan republik karena kecintaan terhadap bangsa dan negara.
"Waktu kita deklarasikan, kita proklamasikan kemerdekaan kita, belum ada negara, belum ada anggaran, belum ada APBN, belum ada gaji, mereka yang memilih Republik Indonesia memilih karena hati, karena cinta bangsa Indonesia bukan karena gaji," ujar Prabowo.
"Tapi tentara waktu itu ditopang, didukung, diberi makanan oleh petani, oleh nelayan-nelayan seluruh Indonesia," pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :