Perjalanan Haji di Mina, DPR: Ada Jemaah 9 Jam di Tenda Tak Dapat Makan Akhirnya Drop

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:05 WIB
Atas temuan ini, dia mendesak pihak syarikah yang bekerja sama dengan Kidana, perusahaan pengembang milik pemerintah Arab Saudi untuk benar-benar memenuhi komitmen pelayanannya kepada Pemerintah Indonesia.

Tak hanya itu, Selly juga menemukan persoalan sistem distribusi logistik dan penanganan kesehatan. Ada jemaah yang telantar di dalam tenda tanpa asupan makanan selama berjam-jam.

"Ada beberapa jemaah yang sudah 9 jam berada di dalam tenda tidak mendapatkan fasilitas makan. Akhirnya para lansia drop. Tentu saja ini menjadi perhatian dari DPR," ucapnya.

Dia menyayangkan minimnya fasilitas kesehatan yang layak dari pemerintah Indonesia untuk menangani jemaah yang jatuh sakit di dalam tenda akibat kondisi berdesakan dan kelaparan.

Sebagai langkah evaluasi ke depan, Selly meminta Kementerian Haji dan Umrah berhitung ulang dan mengambil kebijakan yang lebih realistis. Dia mengusulkan jemaah yang berisiko tidak dipaksakan menginap (mabit) di tenda Mina melainkan dikembalikan ke hotel di Makkah (skema tanazul).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!