Kepengurusan Baru Disahkan, PB Mathla'ul Anwar Tancap Gas Naik Level
Senin, 04 Mei 2026 - 21:20 WIB
Kepengurusan PB Mathlaul Anwar masa khidmat 2026-2031 resmi disusun dan disahkan bertepatan dengan momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Foto/Ist
JAKARTA - Kepengurusan PB Mathla'ul Anwar masa khidmat 2026-2031 resmi disusun dan disahkan bertepatan dengan momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Ketua Umum terpilih Jazuli Juwaini yang juga bertindak sebagai Ketua Formatur hasil Muktamar Mathla'ul Anwar menetapkan sejumlah tokoh nasional kader terbaik untuk mengisi jajaran kepengurusan pusat.
Dalam keterangannya, Jazuli menegaskan bahwa kepemimpinannya akan berfokus pada penguatan kontribusi Mathla'ul Anwar di bidang pendidikan, dakwah, dan sosial sebagai bagian dari risalah utama organisasi. “Mathla'ul Anwar harus semakin kokoh perannya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Kami ingin memastikan seluruh potensi organisasi diarahkan untuk kemajuan pendidikan dan kemandirian umat,” ujar Jazuli dalam keterangannya, Senin (4/5/2026).
Baca juga: Menteri Transmigrasi dan Mathlaul Anwar Siap Perkuat Sinergi untuk Bangsa
Ia juga menyampaikan bahwa jajaran pimpinan, mulai dari Ketua Umum, Wakil Ketua Umum, Sekretaris Jenderal hingga Bendahara Umum, berkomitmen penuh untuk menghibahkan tenaga, pikiran, dan sumber daya demi kemajuan organisasi. Lebih lanjut, PB Mathla'ul Anwar akan mengoptimalkan peran kader-kadernya yang berada di lembaga legislatif, termasuk anggota DPR dan DPD RI terutama yang masuk kepengurusan, guna mendorong pembenahan serta penguatan organisasi secara nasional.
Saat ini, Mathla'ul Anwar memiliki kurang lebih 3.000 lembaga pendidikan, mulai dari madrasah, perguruan tinggi, hingga institusi pendidikan lainnya. Ke depan, seluruh lembaga tersebut diharapkan mampu mencetak generasi unggul yang tidak hanya kompetitif secara akademik, tetapi juga memiliki jiwa kewirausahaan dan kemandirian ekonomi.
Sebagai bagian dari peringatan Hari Pendidikan Nasional, PB Mathla'ul Anwar juga melakukan aksi nyata dengan menyerahkan bantuan renovasi madrasah MA di Cihara Lebak senilai Rp 400 juta melalui kolaborasi dengan BUMN sebagai bentuk sinergi untuk peningkatan kualitas pendidikan.
Dalam keterangannya, Jazuli menegaskan bahwa kepemimpinannya akan berfokus pada penguatan kontribusi Mathla'ul Anwar di bidang pendidikan, dakwah, dan sosial sebagai bagian dari risalah utama organisasi. “Mathla'ul Anwar harus semakin kokoh perannya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Kami ingin memastikan seluruh potensi organisasi diarahkan untuk kemajuan pendidikan dan kemandirian umat,” ujar Jazuli dalam keterangannya, Senin (4/5/2026).
Baca juga: Menteri Transmigrasi dan Mathlaul Anwar Siap Perkuat Sinergi untuk Bangsa
Ia juga menyampaikan bahwa jajaran pimpinan, mulai dari Ketua Umum, Wakil Ketua Umum, Sekretaris Jenderal hingga Bendahara Umum, berkomitmen penuh untuk menghibahkan tenaga, pikiran, dan sumber daya demi kemajuan organisasi. Lebih lanjut, PB Mathla'ul Anwar akan mengoptimalkan peran kader-kadernya yang berada di lembaga legislatif, termasuk anggota DPR dan DPD RI terutama yang masuk kepengurusan, guna mendorong pembenahan serta penguatan organisasi secara nasional.
Saat ini, Mathla'ul Anwar memiliki kurang lebih 3.000 lembaga pendidikan, mulai dari madrasah, perguruan tinggi, hingga institusi pendidikan lainnya. Ke depan, seluruh lembaga tersebut diharapkan mampu mencetak generasi unggul yang tidak hanya kompetitif secara akademik, tetapi juga memiliki jiwa kewirausahaan dan kemandirian ekonomi.
Sebagai bagian dari peringatan Hari Pendidikan Nasional, PB Mathla'ul Anwar juga melakukan aksi nyata dengan menyerahkan bantuan renovasi madrasah MA di Cihara Lebak senilai Rp 400 juta melalui kolaborasi dengan BUMN sebagai bentuk sinergi untuk peningkatan kualitas pendidikan.
Lihat Juga :