JK Tegaskan Ceramahnya Tidak Bicarakan Dogma Agama
Sabtu, 18 April 2026 - 18:40 WIB
"Ada konflik karena ideologi kayak Madiun, ada konflik karena wilayah kayak Timtim, ada konflik karena ekonomi kayak di Aceh. Saya jelaskan satu persatu. Kemudian satu menit saja, bicarakan konflik karena agama. Itulah antara lain Ambon-Poso," tuturnya.
Di situ, JK memaparkan ceramahnya tentang isu agama malah dipotong dan difitnah telah menistakan agama, kaitannya dengan istilah syahid yang digunakan dalam ceramahnya itu. Padahal, dia sendiri merupakan orang yang pernah mendamaikan konflik dahulu sebagaimana yang terjadi di Maluku.
Lihat video: Dipolisikan Soal Ceramah UGM, JK: Fitnah Lebih Kejam dari Pembunuhan!
"Syahid dan martir hampir sama (artinya). Cuma bedanya caranya. Kalau syahid semua sama, mati karena membela agama, martir juga begitu, mati karena membela agama. Jadi hanya istilah saja. Tapi karena saya di masjid maka saya pakai kata syahid. Karena kalau saya pakai kata martir, jemaah tidak tahu," jelasnya.
JK memaparkan, istilah syahid itu digunakan untuk menjelaskan agar agama tidak digunakan sebagai salah satu isu untuk berkonflik sebagaimana yang terjadi di Maluku. Imbas konflik di Maluku, 7.000 orang menjadi korban meninggal dunia.
Di situ, JK memaparkan ceramahnya tentang isu agama malah dipotong dan difitnah telah menistakan agama, kaitannya dengan istilah syahid yang digunakan dalam ceramahnya itu. Padahal, dia sendiri merupakan orang yang pernah mendamaikan konflik dahulu sebagaimana yang terjadi di Maluku.
Lihat video: Dipolisikan Soal Ceramah UGM, JK: Fitnah Lebih Kejam dari Pembunuhan!
"Syahid dan martir hampir sama (artinya). Cuma bedanya caranya. Kalau syahid semua sama, mati karena membela agama, martir juga begitu, mati karena membela agama. Jadi hanya istilah saja. Tapi karena saya di masjid maka saya pakai kata syahid. Karena kalau saya pakai kata martir, jemaah tidak tahu," jelasnya.
JK memaparkan, istilah syahid itu digunakan untuk menjelaskan agar agama tidak digunakan sebagai salah satu isu untuk berkonflik sebagaimana yang terjadi di Maluku. Imbas konflik di Maluku, 7.000 orang menjadi korban meninggal dunia.
Lihat Juga :