Kunjungan Wisatawan di Kota Lama Semarang Naik 24,7 Persen, Okupansi Hotel Tembus 95 Persen

Jum'at, 27 Maret 2026 - 21:30 WIB
Meskipun mencatatkan hasil positif, Agustina mengakui bahwa antusiasme luar biasa ini membawa sejumlah catatan evaluatif bagi Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang. "Kami menyadari masih ada kepadatan arus pengunjung dan kendala parkir di titik-titik tertentu, terutama di kawasan Kota Lama. Ini menjadi fokus evaluasi kami agar ke depan distribusi wisata lebih merata. Selain itu, faktor cuaca juga menjadi perhatian serius bagi kami untuk memperketat SOP mitigasi bencana dan penyediaan fasilitas peneduh (shelter) yang lebih memadai di objek wisata outdoor," lanjutnya.

Pasca-Lebaran, Pemkot Semarang berkomitmen menjaga momentum kunjungan agar tetap stabil melalui penguatan destinasi unggulan dan penyelenggaraan kalender event yang lebih beragam. Strategi ke depan mencakup revitalisasi kawasan serta peningkatan kualitas pengalaman wisata atau experience-based tourism melalui festival kuliner dan atraksi rutin berbasis komunitas.

Wali Kota juga menekankan bahwa keberlanjutan sektor pariwisata ini menuntut sinergi yang kuat antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat luas. Menurutnya, penguatan objek wisata serta infrastruktur yang mumpuni tidak akan berarti banyak tanpa keramahan dan kualitas pelayanan yang prima dari seluruh elemen kota.

"Terima kasih kepada seluruh warga kota Semarang yang telah menjadi tuan rumah yang ramah dan suportif selama masa liburan ini. Kepada para pelaku wisata, saya berpesan agar tetap konsisten menerapkan Sapta Pesona dan terus meningkatkan kualitas pelayanan. Kita harus tetap adaptif terhadap tren agar citra positif pariwisata Semarang terus terjaga," pungkasnya.
(unt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!