Tentukan Idulfitri 1447 H, Pemantauan Hilal Dilakukan di 117 Titik

Kamis, 19 Maret 2026 - 06:34 WIB
Pemantauan hilal. Foto/Dok SindoNews
JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) berencana melakukan pemantauan hilal dan sidang isbat untuk menentukan 1 Syawal 1447 H atau Lebaran Idulfitri pada Kamis (19/3/2026). Pemantauan hilal digelar di 117 titik lokasi yang tersebar di seluruh Indonesia.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Abu Rokhmad menjelaskan, pengamatan hilal dilakukan oleh Kanwil Kemenag bersama Kantor Kemenag kabupaten/kota, Pengadilan Agama, organisasi kemasyarakatan Islam, serta instansi terkait di daerah.



Setelah pemantauan hilal, kata dia, pihaknya akan menggelar sidang isbat. Sidang isbat merupakan mekanisme pemerintah dalam menentukan awal bulan Hijriah, khususnya Ramadan, Syawal, dan Zulhijah. Sidang tersebut akan digelar di Aula HM Rasjidi Kemenag, Jakarta.

Baca Juga: Lebaran Besok atau Lusa? Kemenag Putuskan 1 Syawal 1447 H setelah Sidang Isbat Hari Ini

"Seperti biasa, sidang isbat diawali dengan seminar pemaparan posisi hilal oleh Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama. Setelah itu dilanjutkan dengan sidang tertutup untuk membahas hasil rukyatulhilal yang masuk dari berbagai daerah, sebelum akhirnya diumumkan kepada masyarakat," ujar Rokhmad dalam keterangannya, dikutip Kamis (19/3/2026).

Berdasarkan perhitungan astronomi (hisab), kata Rokhmad, ketinggian hilal di seluruh wilayah Indonesia berada di atas ufuk dengan kisaran antara 0°54’27’’ hingga 3°7’52’’ pada hari rukyat atau 29 Ramadan 1447 H yang bertepatan dengan Kamis, 19 Maret 2026. Sementara itu, sudut elongasi hilal berkisar antara 4°32’40’’ hingga 6°06’11’’.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!