Hari Ini, PKB Gelar Doa Bersama dan Qunut Akbar untuk Dokter dan Nakes

Jum'at, 18 September 2020 - 14:06 WIB
Secara khusus, tahlil dan doa bersama ditujukan untuk para dokter dan tenaga kesehatan yang telah gugur dalam tugas. "Pahala doanya kita khususkan untuk arwah para dokter dan tenaga kesehatan yang wafat. Semoga mendapat maghfirah, dan wafatnya bernilai syahid di sisi Allah. Sementara qunut nazilah adalah ikhtiar doa kita tiada henti kepada Allah agar pandemi dapat segera berakhir dan hilang dari muka bumi, khususnya di Indonesia tercinta," kata Anggia.

Menurut perempuan yang juga Ketum Pimpinan Pusat Fatayat NU ini, hampir masjid-masjid di seluruh Indonesia selama pandemi ini mendawamkan membaca qunut nazilah di setiap salat berjamaah. Dibaca secara jahr (nyaring) oleh imam salat seusai doa i'tidal di rakaat terakhir. "Qunut nazilah adalah doa agar terhindar dari malapetaka, wabah, dan bencana apapun yang terjadi karena kuasa Allah. Inisiasi PKB dengan Qunut Akbar ini mengharapkan dengan penuh kekhusyukan hati semoga Allah segera menghilangkan pandemi," ujar Anggia.

Anggia mengajak segenap komponen bangsa bersatu-padu ikut memanjatkan doa bersama agar para dokter dan tenaga kesehatan tidak pernah lelah serta dikaruniai kesehatan prima dalam mengurus dan merawat pasien Covid-19. "Setelah ikhtiar lahir dengan memakai masker, jaga jarak, cuci tangan rutin, dan seterusnya, maka ikhtiar batin tidak boleh juga ditinggalkan. Keduanya harus seimbang, sebab pada dasarnya pandemi ini kehendak Allah semata. Itulah esensi Doa dan Qunut Akbar ini," kata Anggia.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!