Dukung Swasembada Pangan, BRIN Jadi Dapur Riset Sinergi dengan Kementan dan Kemdiktisaintek
Sabtu, 14 Maret 2026 - 09:38 WIB
Kebutuhan riset dan teknologi akan menjadi dasar bagi BRIN dalam menyiapkan berbagai inovasi yang dapat memperkuat sektor pertanian. Termasuk mendukung keberhasilan program swasembada pangan.
Arif menuturkan kolaborasi tersebut penting karena pembangunan sektor pangan tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kerja sama lintas lembaga. Pertanian memiliki posisi strategis karena merupakan fondasi penting dalam pembangunan peradaban.
“Pertanian itu peradaban. Ketika pertanian menjadi peradaban, maka sektor ini benar-benar harus kita tempatkan sebagai sektor yang sangat strategis. Simbol peradaban itu juga akan dilihat dari bagaimana pertanian kita,” katanya.
BRIN bersama Kemdiktisaintek juga tengah merumuskan peta jalan riset bersama yang diharapkan dapat menjadi acuan bagi perguruan tinggi dalam mengembangkan riset. Adanya peta jalan tersebut, riset diharapkan lebih terarah, tidak tumpang tindih, serta mampu menjawab berbagai persoalan nyata di lapangan.
“Tanpa peta jalan bersama, kita khawatir riset-riset akan overlap dan tidak fokus pada penyelesaian masalah. Riset di BRIN adalah riset solusi, riset untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang kita temukan di lapangan,” jelasnya.
Arif menuturkan kolaborasi tersebut penting karena pembangunan sektor pangan tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kerja sama lintas lembaga. Pertanian memiliki posisi strategis karena merupakan fondasi penting dalam pembangunan peradaban.
“Pertanian itu peradaban. Ketika pertanian menjadi peradaban, maka sektor ini benar-benar harus kita tempatkan sebagai sektor yang sangat strategis. Simbol peradaban itu juga akan dilihat dari bagaimana pertanian kita,” katanya.
BRIN bersama Kemdiktisaintek juga tengah merumuskan peta jalan riset bersama yang diharapkan dapat menjadi acuan bagi perguruan tinggi dalam mengembangkan riset. Adanya peta jalan tersebut, riset diharapkan lebih terarah, tidak tumpang tindih, serta mampu menjawab berbagai persoalan nyata di lapangan.
“Tanpa peta jalan bersama, kita khawatir riset-riset akan overlap dan tidak fokus pada penyelesaian masalah. Riset di BRIN adalah riset solusi, riset untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang kita temukan di lapangan,” jelasnya.
Lihat Juga :