Direktur Agrinas Mangkir Rapat dengan DPR Berujung Penundaan, PDIP: Melecehkan Rakyat
Rabu, 11 Maret 2026 - 21:15 WIB
"Kami tentu sangat kecewa tadi belum dijelaskan juga bahwa pimpinan kami terima undangan terima konfirmasi dari Dirut Agrinas pukul 10.45 katanya hadir, lalu 5 menit kemudian alasan dan 10 menit kemudian alasan sakit. Ketika ditanya sakitnya, di rumah sakit mana, katanya demam di rumah," lanjutnya.
Menurut dia, raker ini cukup penting karena terkait masalah impor 105.000 mobil pick up yang diimpor dari India untuk operasional Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
"Ini serius bagi kami karena 105.000 mobil itu sangat besar sekali dan kami ingin tahu kepentingan siapa karena kami tanya tadi Menteri Koperasi tidak tahu. Kami di Komisi VI juga tidak tahu, bahkan para kepala desa juga tidak diajak bicara," ungkapnya.
Dia mempertanyakan ke mana saja uang penggunaan koperasi yang saat ini belum ada pertanggungjawabannya. "Kami minta apakah Menteri Koperasi bisa lebih tegas kepada Agrinas, karena Agrinas bukan hanya melangkahi konstitusi, tapi melecehkan rakyat dan juga melecehkan Menteri Koperasi," ucap Mufti.
Menurut dia, raker ini cukup penting karena terkait masalah impor 105.000 mobil pick up yang diimpor dari India untuk operasional Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
"Ini serius bagi kami karena 105.000 mobil itu sangat besar sekali dan kami ingin tahu kepentingan siapa karena kami tanya tadi Menteri Koperasi tidak tahu. Kami di Komisi VI juga tidak tahu, bahkan para kepala desa juga tidak diajak bicara," ungkapnya.
Dia mempertanyakan ke mana saja uang penggunaan koperasi yang saat ini belum ada pertanggungjawabannya. "Kami minta apakah Menteri Koperasi bisa lebih tegas kepada Agrinas, karena Agrinas bukan hanya melangkahi konstitusi, tapi melecehkan rakyat dan juga melecehkan Menteri Koperasi," ucap Mufti.
(jon)
Lihat Juga :