Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026, NU dan Muhammadiyah Anjurkan Salat Khusuf

Minggu, 01 Maret 2026 - 12:50 WIB
Masyarakat Indonesia dapat melihat fenomena gerhana bulan total pada Selasa, 3 Maret 2026 atau bertepatan dengan 14 Ramadan 1447 H. PBNU dan PP Muhammadiyah menganjurkan umat untuk melaksanakan salat gerhana. Foto/Istimewa
JAKARTA - Masyarakat Indonesia dapat melihat fenomena gerhana bulan total pada Selasa, 3 Maret 2026 atau bertepatan dengan 14 Ramadan 1447 H. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ( PBNU ) dan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menganjurkan umat untuk melaksanakan salat gerhana.

Wakil Sekretaris Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU) Ma'rufin Sudibyo menjelaskan, gerhana bulan total terjadi saat bulan berada di titik nodal kala istikbal (oposisi bulan-matahari). "Sehingga cakram bulan tepat sepenuhnya memasuki kerucut bayangan inti (umbra) bumi di puncak gerhana," kata Ma’rufin dalam keterangannya, Minggu (1/3/2026).



Dalam konfigurasi ini, jelasnya, cahaya matahari yang terblokir bumi membentuk dua bayangan, yaitu umbra (bayangan inti) dan penumbra (bayangan tambahan). Karenanya, pada puncak gerhana, ketampakan bulan seakan–akan sangat meredup di langit. "Berganti menjadi warna merah gelap ataupun gelap sepenuhnya yang bergantung kepada derajat pengotoran udara global pada saat itu."

Baca Juga: Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Bisa Diamati di Indonesia, Catat Waktunya
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!