Ubedilah Badrun dkk Dirikan Barisan Oposisi Indonesia, Ini Tujuannya
Selasa, 24 Februari 2026 - 07:35 WIB
Ubed menambahkan, karena DPR saat ini tidak menjalankan fungsi cheks and balances, kekuatan oposisi di luar parlemen menjadi sangat penting. "Itu yang membuat kaum akademisi, kelompok civil society, pegiat demokrasi, para aktivis, membentuk entitas baru yang kita sebut sebagai Barisan Oposisi Indonesia, BOI. Dan itu betul-betul entitas epistemik, karena para pemikir, para cendekiawan, para profesor itu berkumpul di barisan oposisi ini," kata Ubed.
Kenapa disebut entitas epistemik? "Karena kita betul-betul concern untuk mendiskusikan secara mendalam berbagai persoalan Republik ini. Tapi bukan entitas epistemik yang diam, kita sebut entitas epistemik yang progresif. Kita bersuara lantang dan kemudian bergerak untuk mengingatkan kekuasaan," ujar Ubed yang pada 1996 membidani lahirnya Forum Komunikasi Senat Mahasiswa se-Jakarta (FKSMJ).
Ubed mengatakan, saat ini rakyat seperti kehilangan pegangan moral. "Ada oposisi diundang sama presiden, keluar jadi juru bicara presiden, juru bicara pemerintah," tegasnya.
Kenapa disebut entitas epistemik? "Karena kita betul-betul concern untuk mendiskusikan secara mendalam berbagai persoalan Republik ini. Tapi bukan entitas epistemik yang diam, kita sebut entitas epistemik yang progresif. Kita bersuara lantang dan kemudian bergerak untuk mengingatkan kekuasaan," ujar Ubed yang pada 1996 membidani lahirnya Forum Komunikasi Senat Mahasiswa se-Jakarta (FKSMJ).
Ubed mengatakan, saat ini rakyat seperti kehilangan pegangan moral. "Ada oposisi diundang sama presiden, keluar jadi juru bicara presiden, juru bicara pemerintah," tegasnya.
(zik)
Lihat Juga :