Kapolri Perintahkan Anggotanya Tes Urine, Pengamat: Harus Ada Evaluasi dan Pembenahan Manajemen SDM Polri
Sabtu, 21 Februari 2026 - 06:47 WIB
Pengamat militer dan intelijen Susaningtyas Kertopati menilai usulan Kapolri agar anggota Polri tes urine tentu saja baik, tetapi itu saja tidak cukup. Harus ada riset objektif terkait fenomena ini. Foto: Ist
JAKARTA - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan seluruh anggota Polri menjalani tes urine. Perintah itu menyusul keterlibatan mantan Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro dalam penyalahgunaan narkoba.
Pengamat militer dan intelijen Susaningtyas Kertopati menilai usulan Kapolri agar anggota Polri tes urine tentu saja baik, tetapi itu saja tidak cukup. Harus ada riset yang objektif terkait fenomena ini.
"Sebab akibat banyaknya anggota Perwira Polri itu sebagai pengguna atau pengedar narkoba harus diselidiki dengan serius. Pengentasan masalahnya bagaimana juga harus dicari dan diterapkan," katanya, Sabtu (21/2/2026).
Baca juga: Kapolri Perintahkan Polisi yang Terlibat Narkoba "Dibinasakan"
Pengamat militer dan intelijen Susaningtyas Kertopati menilai usulan Kapolri agar anggota Polri tes urine tentu saja baik, tetapi itu saja tidak cukup. Harus ada riset yang objektif terkait fenomena ini.
"Sebab akibat banyaknya anggota Perwira Polri itu sebagai pengguna atau pengedar narkoba harus diselidiki dengan serius. Pengentasan masalahnya bagaimana juga harus dicari dan diterapkan," katanya, Sabtu (21/2/2026).
Baca juga: Kapolri Perintahkan Polisi yang Terlibat Narkoba "Dibinasakan"
Lihat Juga :