Akademisi Sebut Indonesia Belum Siap Gunakan E-Voting di Pemilu, Rawan Diretas

Selasa, 03 Februari 2026 - 13:32 WIB
Pemungutan suara pemilu. Ilustrasi/Dok SindoNews
JAKARTA - Dosen Departemen Ilmu Pemerintahan Universitas Brawijaya George Towar Ikbal Tawakkal mengusulkan pemungutan suara dalam pemilihan umum ( pemilu ) tak pakai metode e-voting. George menilai, Indonesia belum siap menggunakan metode e-voting .

"Hindari penerapan e-voting. Ini saya cenderung tidak sepakat dengan penggunaan e-voting, apa pun itu baik yang DRE, e-voting ataupun hybrid, ada beberapa model sebenarnya e-voting," ucap George saat Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Komisi II DPR RI yang membahas RUU Pemilu, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (3/2/2026).



George menilai, Indonesia belum siap memakai e-voting dalam pemilu. Ia khawatir, data yang didapat e-voting rawan diretas oleh pihak yang tak bertanggung jawab.

Baca Juga: Dampak Pemilu Nasional-Pemilu Lokal Dipisah dan Cara Mengatasinya
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!