Masih Banyak Warga Kena Love Scam, PDIP: Perlindungan di Ruang Digital Masih Rapuh
Senin, 02 Februari 2026 - 19:42 WIB
Pelaku biasanya menciptakan kedekatan secara bertahap melalui obrolan yang tampak hangat dan penuh perhatian. Dalam prosesnya, pelaku memanfaatkan kondisi psikologis korban, membangun ikatan yang seolah eksklusif, hingga korban merasa bergantung dan bersedia mentransfer uang demi menjaga hubungan tersebut.
Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, sepanjang 2025 terjadi 3.494 kasus love scam dengan total kerugian mencapai Rp49,2 miliar. Dampaknya tidak hanya pada sisi finansial, tetapi juga pada kondisi mental dan psikologis korban yang kerap mengalami trauma dan rasa malu.
Salah satu kasus yang viral menimpa seorang dokter berinisial Via (nama samaran). Pada 2025, dia berkenalan dengan seorang pria melalui aplikasi kencan. Lima hari setelah match, pria tersebut mulai meminta bantuan dana dengan alasan darurat. Permintaan bermula dari pengisian pulsa, lalu berkembang menjadi transfer uang bertahap.
Dalam satu hari, Via melakukan 48 kali transaksi hingga tabungannya terkuras Rp220 juta, bahkan meminjam uang dari teman-temannya. Pelaku kemudian menghilang dan memblokir semua kontak. Meski sudah melapor ke polisi, pelaku belum berhasil dilacak.
Kasus love scam juga terbukti melibatkan sindikat internasional. Awal Januari 2026, Polresta Yogyakarta membongkar markas sindikat love scam internasional di Sleman.
Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, sepanjang 2025 terjadi 3.494 kasus love scam dengan total kerugian mencapai Rp49,2 miliar. Dampaknya tidak hanya pada sisi finansial, tetapi juga pada kondisi mental dan psikologis korban yang kerap mengalami trauma dan rasa malu.
Salah satu kasus yang viral menimpa seorang dokter berinisial Via (nama samaran). Pada 2025, dia berkenalan dengan seorang pria melalui aplikasi kencan. Lima hari setelah match, pria tersebut mulai meminta bantuan dana dengan alasan darurat. Permintaan bermula dari pengisian pulsa, lalu berkembang menjadi transfer uang bertahap.
Dalam satu hari, Via melakukan 48 kali transaksi hingga tabungannya terkuras Rp220 juta, bahkan meminjam uang dari teman-temannya. Pelaku kemudian menghilang dan memblokir semua kontak. Meski sudah melapor ke polisi, pelaku belum berhasil dilacak.
Kasus love scam juga terbukti melibatkan sindikat internasional. Awal Januari 2026, Polresta Yogyakarta membongkar markas sindikat love scam internasional di Sleman.
Lihat Juga :