Isi Pertemuan Prabowo dengan Tokoh Oposisi, Said Didu: Diskusi Reformasi Polri hingga BoP Gaza
Minggu, 01 Februari 2026 - 11:21 WIB
Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu mengungkapkan isi pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan sejumlah tokoh nasional yang selama ini dikenal berada di garis oposisi pada Jumat (30/1/2026). Foto/Dok SindoNews
JAKARTA - Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu mengungkapkan isi pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan sejumlah tokoh nasional yang selama ini dikenal berada di garis oposisi pada Jumat (30/1/2026). Dia turut dalam pertemuan di rumah Prabowo, Kertanegara, kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Said Didu mengatakan, pertemuan itu berlangsung pada pukul 17.00 WIB hingga sekitar pukul 20.45 WIB. “Bpk Presiden mempresentasikan sendiri terkait berbagai kebijakan strategis utk percepatan perbaikan bangsa - walau didampingi oleh sktr 10 orang staf “kepercayaan” - tapi Bpk Presiden presentasikan sendiri,” kata Said Didu dikutip dari akun media sosial X @msaid_didu, Minggu (1/2/2026).
Dia mengatakan, diskusi sangat dinamis dan Presiden Prabowo mendengarkan denga baik dan berdiskusi terhadap banyak isu strategi dan sensitif demi perbaikan bangsa ke depan. “Kami menyepakati bahwa agenda dan program pengembalian kedaulatan negara dan rakyat harus jadi prioritas serta pemberantasan korupsi, pengembalian sumber daya alam dan lain-lain,” tuturnya.
Dia menambahkan, isu-isu strategis dan sensitif seperti reformasi Polri, BoP (Boarding of Peace) Gaza juga dibahas serta isu-isu lainnya. “Ini menunjukkan bhw Bapak Presiden @prabowo sangat terbuka utk berdiskusi,” ujarnya.
Said Didu mengatakan, pertemuan itu berlangsung pada pukul 17.00 WIB hingga sekitar pukul 20.45 WIB. “Bpk Presiden mempresentasikan sendiri terkait berbagai kebijakan strategis utk percepatan perbaikan bangsa - walau didampingi oleh sktr 10 orang staf “kepercayaan” - tapi Bpk Presiden presentasikan sendiri,” kata Said Didu dikutip dari akun media sosial X @msaid_didu, Minggu (1/2/2026).
Dia mengatakan, diskusi sangat dinamis dan Presiden Prabowo mendengarkan denga baik dan berdiskusi terhadap banyak isu strategi dan sensitif demi perbaikan bangsa ke depan. “Kami menyepakati bahwa agenda dan program pengembalian kedaulatan negara dan rakyat harus jadi prioritas serta pemberantasan korupsi, pengembalian sumber daya alam dan lain-lain,” tuturnya.
Dia menambahkan, isu-isu strategis dan sensitif seperti reformasi Polri, BoP (Boarding of Peace) Gaza juga dibahas serta isu-isu lainnya. “Ini menunjukkan bhw Bapak Presiden @prabowo sangat terbuka utk berdiskusi,” ujarnya.
Lihat Juga :