Kearifan Lokal, Wakil Kepala BPIP: Pancasila Falsafah Bangsa
Rabu, 16 September 2020 - 23:51 WIB
Wakil Kepala Badan Ideologi Pancasila (BPIP) Hariyono mengatakan, kearifan lokal di Kudus sangat pas dijadikan untuk pembelajaran persatuan, seperti toleransi yang diajarkan oleh Sunan Kudus.
KUDUS - Wakil Kepala Badan Ideologi Pancasila (BPIP) Hariyono mengatakan, kearifan lokal di Kudus sangat pas dijadikan untuk pembelajaran persatuan, seperti toleransi yang diajarkan oleh Sunan Kudus. Kearifan lokal merupakan hal penting karena sangat bersentuhan dengan masyarakat.
"Pancasila harus disosialisasikan bersama. Karena Pancasila falsafah bangsa," kata Hariyono kepada wartawan saat membuka seminar nasional di Universitas Muria Kudus (UMK) dengan tajuk 'Penanaman Nilai-nilai Pancasila Mencegah Sikap Intoleransi dan Paham Radikalisme pada Generasi Milinial' di Gedung J UMK, Jawa Tengah, Rabu (16/9/2020).
Pancasila harus terus didengungkan, kata dia, karena selama 75 Indonesia merdeka masih ada sejumlah kelompok Intoleran yang bakal mengganti Pancasila.
Sementara itu, Wakil Rektor IV Universitas Muria Kudus (UMK) Subarkah mengatakan, kegiatan ini merupakan kerja sama dengan Magister Ilmu Hukum (MIH) UMK. Salah satu misi UMK sejak yakni mengembangkan kearifan lokal.
"Pancasila harus disosialisasikan bersama. Karena Pancasila falsafah bangsa," kata Hariyono kepada wartawan saat membuka seminar nasional di Universitas Muria Kudus (UMK) dengan tajuk 'Penanaman Nilai-nilai Pancasila Mencegah Sikap Intoleransi dan Paham Radikalisme pada Generasi Milinial' di Gedung J UMK, Jawa Tengah, Rabu (16/9/2020).
Pancasila harus terus didengungkan, kata dia, karena selama 75 Indonesia merdeka masih ada sejumlah kelompok Intoleran yang bakal mengganti Pancasila.
Sementara itu, Wakil Rektor IV Universitas Muria Kudus (UMK) Subarkah mengatakan, kegiatan ini merupakan kerja sama dengan Magister Ilmu Hukum (MIH) UMK. Salah satu misi UMK sejak yakni mengembangkan kearifan lokal.
Lihat Juga :