Pidato Prabowo di WEF Davos: Prabowonomics sebagai Tawaran Serius Indonesia bagi Ekonomi Global

Sabtu, 24 Januari 2026 - 17:30 WIB
Terlebih lagi, Prabowo bersumpah menghilangkan kemiskinan di Indonesia. Dalam pidatonya, Prabowo menyoroti kondisi dunia yang sedang berada dalam fase ketidakpastian akibat konflik geopolitik, krisis energi dan pangan, serta rapuhnya rantai pasok global.

Dalam konteks tersebut, dia menegaskan bahwa perdamaian, stabilitas, dan tata kelola yang kuat merupakan prasyarat bagi terciptanya pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

GREAT Institute menilai penekanan Presiden terhadap pembangunan sumber daya manusia sebagai pesan penting dalam pidato tersebut. Komitmen pada pendidikan, digitalisasi sekolah, dan peningkatan kualitas manusia Indonesia menunjukkan bahwa Prabowonomics tidak semata berorientasi pada indikator makro, tetapi juga pada investasi jangka panjang terhadap manusia sebagai aktor utama pembangunan.

Selain itu, Prabowo juga menekankan pentingnya penegakan hukum dan pemberantasan korupsi sebagai fondasi ekonomi. Menurut Sudarto, pesan ini relevan dengan kebutuhan global akan rule of law yang kuat sebagai basis kepercayaan investasi dan kerja sama internasional.

Pidato Presiden juga menampilkan kebijakan sosial sebagai bagian integral dari strategi ekonomi, termasuk program pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Dia memandang pendekatan ini sebagai sinyal bahwa pertumbuhan ekonomi harus berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan rakyat, bukan menggantikannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!