Profil Maidi, Wali Kota Madiun yang Ditangkap KPK

Senin, 19 Januari 2026 - 17:00 WIB
Lahir di Ngawi, 12 Mei 1961, Maidi bukanlah orang baru di lingkungan Pemkot Madiun. Sebelum menduduki kursi nomor satu di Kota Madiun, Maidi memiliki rekam jejak panjang sebagai birokrat

Dia mengawali pengabdian sebagai seorang guru ASN. Kecintaannya pada dunia pendidikan membuatnya terus menimba ilmu hingga meraih gelar Doktor (S3).

Sebelum mencalonkan diri sebagai wali kota, Maidi menjabat Sekda Kota Madiun. Posisi strategis ini membuatnya sangat memahami seluk beluk anggaran dan tata kelola kota.

Di bawah kepemimpinan Maidi, Kota Madiun mengalami perubahan wajah secara drastis. Salah satu mahakaryanya yang paling ikonik adalah pembangunan kawasan Pahlawan Street Center (PSC).

Melalui sentuhan tangan dinginnya, kawasan Jalan Pahlawan diubah menyerupai Jalan Malioboro di Yogyakarta atau bahkan kota-kota di Eropa. Maidi menghadirkan replika ikon dunia seperti Patung Merlion (Singapura), Menara Eiffel (Prancis), Kabah (Mekkah), dan Kincir Angin (Belanda). Langkah ini bukan sekadar estetika melainkan strategi ekonomi untuk menarik wisatawan dan menghidupkan UMKM lokal.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!