Kemhan Berencana Beli Jet Tempur JF-17 Pakistan, Pengamat Dorong Pembenahan Organisasi TNI

Minggu, 18 Januari 2026 - 13:16 WIB
Sebelumnya di zaman pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Indonesia telah menandatangani kontrak pembelian untuk 42 jet Rafale dari Prancis senilai USD8,1 miliar pada 2022, serta 48 jet tempur KAAN dari Turki senilai USD 10 miliar pada 2024 lalu.

Pengamat militer dan intelijen Susaningtyas NH Kertopati mengatakan, modernisasi alutsista TNI adalah sebuah keniscayaan bagi negara sebesar Indonesia ini. Pengembangan alutsista yang sesuai dengan Minimum Essential Force (MEF) ini adalah investasi untuk keutuhan NKRI dan menjamin keberlangsungan pembangunan nasional.

“Kita ketahui bersama dalam sistem pertahanan negara kita mengenal filosofi Si Vis Pacem, Para Bellum yang dapat diartikan jika kita mendambakan perdamaian, bersiap-siaplah menghadapi perang. Hal ini menjadikan pengadaan alutsista penting untuk dibicarakan kesesuaiannya terhadap kebutuhan bagi TNI baik dengan pendekatan bottom up maupun top down,” ujarnya, Minggu (18/1/2026).

Baca juga: Mampu Lumpuhkan Militer India, Jet Tempur JF-17 Thunder Laris Manis di Pasaran

Mantan anggota Komisi I DPR ini menyebut, salah satu hal penting adalah pembenahan yang bersifat interoperability agar seluruh alutsista ketiga matra dapat digunakan secara terintegrasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!