Cerita Yenny Wahid tentang Perannya saat Gus Dur Menjabat Presiden
Sabtu, 17 Januari 2026 - 13:39 WIB
Menurut Yenny, penting bagi seorang pemimpin mempunyai orang-orang di sekelilingnya yang memang betul-betul genuine, loyal, dan mau menjaga keselamatan pemimpinnya, dengan cara mengingatkan terus. "Pembantu presiden yang baik, ngingetin presiden supaya jangan salah arah," ujarnya.
Yenny mengatakan, zaman sudah berubah. Michel Foucault, filsuf Prancis, mengatakan kekuasaan saat ini tidak lagi tersentralisasi, tetapi terdesentralisasi.
"Kekuasaan tidak hanya ada di istana atau mereka yang punya senjata, tetapi juga pada mereka yang punya HP, yang punya medsos, mereka yang bisa melakukan konsolidasi untuk bisa beraksi di jalan, kekuasaan ada di mana-mana, bahkan ada di komedi, di pertunjukan-pertunjukan," jelasnya.
Keseimbangan, kata Yenny, harus dijaga. Caranya, dengan terus mendengarkan. "Suasana kebatinan masyarakat di mana sih? Ini harus terus didengarkan," ujarnya.
Yenny mengatakan, zaman sudah berubah. Michel Foucault, filsuf Prancis, mengatakan kekuasaan saat ini tidak lagi tersentralisasi, tetapi terdesentralisasi.
"Kekuasaan tidak hanya ada di istana atau mereka yang punya senjata, tetapi juga pada mereka yang punya HP, yang punya medsos, mereka yang bisa melakukan konsolidasi untuk bisa beraksi di jalan, kekuasaan ada di mana-mana, bahkan ada di komedi, di pertunjukan-pertunjukan," jelasnya.
Keseimbangan, kata Yenny, harus dijaga. Caranya, dengan terus mendengarkan. "Suasana kebatinan masyarakat di mana sih? Ini harus terus didengarkan," ujarnya.
(zik)
Lihat Juga :