Gelar Perayaan HUT ke-53 dan Rakernas, Sekjen PDIP: Bakal Bahas Sikap Partai
Jum'at, 09 Januari 2026 - 11:31 WIB
"PDI Perjuangan menegaskan diri sebagai partai penyeimbang dengan kerja nyata di tengah rakyat di tengah berbagai bencana yang melanda di Tanah Air, dengan spirit kemanusian, keadilan dan keberpihakan kepada rakyat," kata Hasto di Jakarta, Jumat (9/1/2026).
Untuk agenda ini, Hasto menambahkan PDIP memilih tema Satyam Eva Jayate, dengan sub tema Di Sanalah Aku Berdiri, untuk Selama-lamanya. Satyam Eva Jayate, adalah slogan berbahasa Sanskerta yang artinya "Kebenaran akan Menang.
"Bagi para pemuda, Satyam Eva Jayate bukan sekadar slogan, namun pesan moral dalam dunia digital untuk berani berbicara kritis sebagai cermin kebebasan berpendapat yang dilindungi konstitusi serta berani menempuh jalan 'anti mainstream' di dalam memperjuangkan kebenaran dan keadilan," ujarnya.
Baca juga: 20 Kolonel Dimutasi Panglima TNI pada Desember 2025, Ada Ajudan Presiden Prabowo
Hasto menuturkan penegasan 'Di Sanalah Aku Berdiri untuk Selama-lamanya' yang dikutip dari Lagu Kebangsaan Indonesia Raya karya W.R. Supratman menggambarkan daya tahan (resilience) yang menyertai Satyam Eva Jayate.
Untuk agenda ini, Hasto menambahkan PDIP memilih tema Satyam Eva Jayate, dengan sub tema Di Sanalah Aku Berdiri, untuk Selama-lamanya. Satyam Eva Jayate, adalah slogan berbahasa Sanskerta yang artinya "Kebenaran akan Menang.
"Bagi para pemuda, Satyam Eva Jayate bukan sekadar slogan, namun pesan moral dalam dunia digital untuk berani berbicara kritis sebagai cermin kebebasan berpendapat yang dilindungi konstitusi serta berani menempuh jalan 'anti mainstream' di dalam memperjuangkan kebenaran dan keadilan," ujarnya.
Baca juga: 20 Kolonel Dimutasi Panglima TNI pada Desember 2025, Ada Ajudan Presiden Prabowo
Hasto menuturkan penegasan 'Di Sanalah Aku Berdiri untuk Selama-lamanya' yang dikutip dari Lagu Kebangsaan Indonesia Raya karya W.R. Supratman menggambarkan daya tahan (resilience) yang menyertai Satyam Eva Jayate.
Lihat Juga :