Kemenpora dan FAO Sepakati Pemberdayaan Anak Muda

Selasa, 23 Desember 2025 - 13:54 WIB
Dalam acara ini, FAO juga menyerahkan risalah kebijakan untuk menginformasikan pengambilan keputusan tentang regenerasi petani kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga sebagai dukungan terhadap visi Indonesia menuju swasembada pangan.

Hampir 80 persen petani Indonesia berusia 40 tahun ke atas menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) 2023, sementara sekitar setengah dari pengangguran adalah anak muda berusia 15-29 tahun.

Selain peningkatan kapasitas anak muda di seluruh rantai nilai pertanian, ringkasan tersebut mendesak kolaborasi lintas sektor untuk memberi anak muda akses ke modal, lahan, dan penguatan koperasi.

"Regenerasi petani adalah isu lintas generasi dan lintas sektor. Kementerian Pemuda dan Olahraga percaya bahwa keterlibatan anak muda dalam sektor pertanian, peternakan, dan perikanan harus didorong melalui pendekatan kewirausahaan dan kepemimpinan yang inovatif. Hal ini sejalan dengan agenda pembangunan nasional dan upaya mengejar pertumbuhan ekonomi inklusif," ujar Asisten Deputi Pengembangan Kepemudaan Global Kementerian Pemuda dan Olahraga Esa Sukmawijaya, Senin (22/12/2025).

Selain modul pembelajaran, program Petani Keren juga telah mengembangkan model pertanian cerdas dan semi-intensif serta permakultur di Jakarta dan Lampung, menjadikannya wadah bagi anak muda untuk mempelajari sistem pertanian inovatif yang berkelanjutan.

“Kami berharap dapat mempromosikan lebih banyak peluang kerja bagi generasi muda di sektor pertanian. Program Petani Keren telah mengubah persepsi peserta tentang citra petani tradisional, memungkinkan mereka untuk membayangkan diri mereka sebagai pengusaha dinamis dalam sektor pertanian modern,” ujar Perwakilan FAO di Indonesia dan Timor Leste Rajendra Aryal.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!